Sakato.co.id – Pemerintah Kota Padang terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam membentengi moral generasi muda melalui penguatan program keagamaan. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Padang Fadly Amran saat menghadiri acara Penyerahan Reward Subuh Mubarakah dalam program Smart Surau yang berlangsung di Masjid As Salam, Komplek Dangau Teduh, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Minggu (7/6/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Fadly Amran menyampaikan kekhawatirannya terhadap tantangan sosial yang dihadapi remaja masa kini. Menurutnya, pendekatan hukum saja tidak akan cukup tanpa dibarengi dengan penguatan fondasi spiritual dan mental.
“Fenomena kenakalan remaja seperti tawuran, pergaulan bebas, penyimpangan sosial, dan berbagai persoalan lainnya harus kita tanggulangi bersama. Tidak cukup hanya dengan hukuman, tetapi yang paling penting adalah pembinaan mental, moral, pendidikan, dan agama,” ujar Fadly Amran.
Fadly menambahkan bahwa jajaran Pemko Padang berkomitmen penuh memperkuat Program Smart Surau guna membentuk generasi muda yang memiliki benteng moral, agama, dan pendidikan yang kuat.
Sebagai bentuk keseriusan dalam menyelaraskan adat dan agama, Pemko Padang juga telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau.
Lebih lanjut, Wali Kota mengapresiasi konsistensi pengurus Masjid As Salam yang secara mandiri telah menjalankan program salat berjamaah lima waktu dan memberikan reward (penghargaan) kepada anak-anak yang taat beribadah.
Langkah tersebut dinilai sangat sejalan dengan program unggulan (Progul) Pemko Padang, yaitu Smart Surau melalui kegiatan Subuh Mubarakah.
“Ke depan, kita ingin pembinaan tidak hanya dilakukan pada waktu subuh, tetapi juga melalui kegiatan MDTW, rumah tahfidz, serta berbagai kegiatan pendidikan keagamaan lainnya. Pemerintah Kota Padang juga sedang menyiapkan sistem absensi digital untuk mendukung program Smart Surau agar lebih optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan As Salam Dangau Teduh, Abtar Latif, mengungkapkan bahwa program keagamaan di Masjid As Salam terus berkembang subur.
Saat ini, terdapat 106 siswa yang terdaftar, dengan rata-rata kehadiran peserta Subuh Mubarakah mencapai 50 hingga 60 siswa setiap harinya.
Pada kesempatan tersebut, pihak yayasan membagikan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan para siswa.
“Kami memberikan penghargaan kepada anak-anak yang rutin melaksanakan shalat berjamaah lima waktu sehari semalam pada Mei lalu. Dalam kesempatan ini kami memberikan reward kepada 46 anak. Hadiah yang kami berikan berupa uang pembinaan,” jelas Abtar Latif.
Abtar juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas stimulus program keagamaan yang dicanangkan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah meluncurkan program Smart Surau.
Program ini menjadi motivasi bagi anak-anak dan kami untuk menyemarakkan rumah ibadah dengan berbagai kegiatan keagamaan,” pungkasnya.
Diketahui, Masjid As-Salam memang dikenal aktif dalam membina umat melalui berbagai program unggulan, di antaranya Smart Surau Lima Waktu Mubarakah, Program Remaja Masjid Reborn, Rumah Tahfidz, Santunan Anak Yatim, Umrah Jamaah, hingga penyediaan Ruang Masjid Digital.
Acara penyerahan reward ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Camat Lubuk Begalung Ikrar Prakarsa, Camat Pauh Yandry, Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang Desri Ayunda, serta ratusan jemaah Masjid As Salam yang berasal dari Kecamatan Pauh, Lubuk Kilangan, dan Lubuk Begalung.









Komentar