Sakato.co.id – Stadion Haji Agus Salim menjadi saksi bisu keganasan lini serang PSP Padang pada Kamis (28/1/2026). Meski sempat dikejutkan oleh gol cepat lawan, tim berjuluk Pandeka Minang ini berhasil membalikkan keadaan secara dramatis dan menutup laga pekan ketiga Liga 4 Sumatera Barat dengan skor telak 6-1 atas PSLA Sicincin.
Pertandingan awalnya tidak berjalan mulus bagi tuan rumah. Memasuki menit ke-20, publik Agus Salim sempat terbungkam saat penyerang PSLA Sicincin, Ridwan, berhasil menyarangkan bola ke gawang PSP. Skor 0-1 bertahan cukup lama, menguji mentalitas anak asuh Joni Efendi.
Namun, mental juara bicara. Tak butuh waktu lama bagi PSP untuk merespons. Sembilan menit berselang, tepatnya di menit ke-29, Feruzen Saputra sukses menyamakan kedudukan melalui titik putih. Gol penalti ini menjadi titik balik sekaligus awal dari “petaka” bagi tim tamu.
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan berubah menjadi panggung pertunjukan satu tim. PSP Padang tampil dominan, menekan tanpa ampun, dan mencetak lima gol tambahan hanya dalam rentang waktu 33 menit:
– Luthfi Anshorri (54’): Membuka kran gol babak kedua.
– Gibran Tito (57’): Menambah keunggulan hanya dalam selang 3 menit.
– Carel Syadef (63’): Memperlebar jarak.
– Kaka Muhammad Seva (66’): Semakin membenamkan asa PSLA.
– Syarif Hidayatullah (87’): Menutup pesta gol di penghujung laga.
Usai laga, Asisten Pelatih PSP Padang, David Ardi, mengakui adanya celah di awal laga, namun memuji ketenangan para pemain muda.
“Alhamdulillah, meski sempat tertinggal akibat transisi bertahan yang kurang maksimal, adik-adik bisa kembali tenang mengikuti instruksi. Perubahan strategi di babak kedua menjadi kunci hasil 6-1 ini,” ujar David dengan nada syukur.
Di kubu lawan, Pelatih Kepala PSLA Sicincin, Dodi Leo, blak-blakan menyebut gol penalti penyama kedudukan dari PSP adalah perusak mental timnya. “Konsentrasi pemain buyar setelah gol penalti itu. Kami tidak mampu melakukan perubahan strategi yang berarti di babak kedua. Ini pelajaran besar dan akan kami evaluasi total,” tegas Dodi.
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan PSP Padang dalam tiga laga awal Liga 4 Sumbar 2025/2026. Dengan produktivitas gol yang tinggi, Pandeka Minang kini mengirim sinyal bahaya bagi kontestan lainnya di grup ini.
(*)








Komentar