Marapi Naik Level, Berikut 4 Level Gunung Api yang Wajib Diketahui

Sakato.co.id – Gunung Marapi dengan ketinggian 2891 mdpl yang berada di wilayah Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam, Sumatera, Selasa (9/1/2023) kemaren naik status dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Peningkatan status Marapi tersebut setelah hasil pemantauan dari Pos Pengamatan Gunung api Marapi di Belakang Balok, Bukittinggi yang mencatat peningkatan terus terjadinya erupsi semenjak awal erupsi pada 3 Desember 2023 lalu hingga 8 Januari 2024.

Mengutip laman ESDM, berdasarkan permen nomor 15 tahun 2011, tingkat aktivitas gunung api terbagi menjadi 4, yaitu :

1. Level 1 (Normal)

Hasil pengamatan visual dan instrumental fluktuatif, tetapi tidak memperlihatkan peningkatan aktivitas yang signifikan. Ancaman bahaya berupa gas beracun di sekitar kawah (pada gunung api tertentu). Pada level ini, masyarakat dapat melakukan kegiatan sehari-hari.

2. Level II (Waspada)

Hasil pengamatan visual dan instrumental mulai memperlihatkan peningkatan aktivitas. Pada beberapa gunung api, dapat terjadi erupsi. Ancaman bahaya di sekitar kawah. Pada level ini, masyarakat masih dapat melakukan kegiatannya dengan meningkatkan kewaspadaan. Untuk beberapa situasi tertentu masyarakat bisa saja direkomendasikan untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar kawah,

3. Level III (Siaga)

Hasil pengamatan visual dan instrumental memperlihatkan aktivitas yang makin nyata atau gunung api mengalami erupsi. Ancaman bahaya erupsi bisa meluas tapi tidak mengancam pemukiman penduduk. Masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan tidak melakukan aktivitas di sekitar lembah sungai yang berhulu di daerah puncak.

Bahkan, pada level ini, masyarakat mulai menyiapkan diri untuk mengungsi sambil menunggu perintah dari pemerintah daerah sesuai sesuai rekomendasi teknis Kementerian ESDM. Masyarakat di wilayah yang terancam tidak diperbolehkan melakukan aktivitas dan mulai menyiapkan diri untuk mengungsi.

4. Level IV (Awas)

Hasil pengamatan visual dan instrumental teramati mengalami peningkatan aktivitas yang semakin nyata atau gunung api mengalami erupsi. Ancaman bahaya erupsi bisa meluas dan mengancam pemukiman penduduk. Masyarakat segera mengungsi berdasarkan perintah dari pemerintah daerah setempat sesuai dengan rekomendasi tenis Kementerian ESDM.

Pada level ini, masyarakat di wilayah yang terancam tidak diperbolehkan melakukan aktivitas dan segera mengungsi.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *