Komitmen Cetak Jurnalis Unggul, 4 Wartawan Sumbar Terpilih Ikuti BRI Fellowship Journalism 2026

Sakato.co.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang jurnalistik. Melalui program tahunan BRI Fellowship Journalism 2026, sebanyak empat jurnalis asal Sumatera Barat (Sumbar) berhasil lolos dan terpilih sebagai calon penerima beasiswa.

Hal ini diungkapkan dalam kegiatan Sosialisasi BRI Fellowship Journalism 2026 yang berlangsung di Hotel Mercure Padang, Jumat (8/5/2026). Program ini merupakan langkah strategis BRI untuk menjaring talenta jurnalis unggul sekaligus memperkuat citra dan eksposur positif perusahaan.

Regional Business Support Head BRI Region 3 Padang, M. Taufik Hidayat, yang hadir mewakili RCEO BRI Region 3 Padang Riza Pahlevi, menyatakan bahwa program ini sudah menjadi agenda berkelanjutan yang memiliki dampak jangka panjang bagi dunia pers Indonesia.

“Program BRI Fellowship Journalism merupakan kontribusi nyata BRI dalam meningkatkan kualitas SDM di bidang jurnalistik. Sejak diluncurkan pada tahun 2013, program ini telah diikuti oleh ratusan jurnalis dari berbagai daerah. Untuk tahun ini, ada empat peserta dari Sumbar yang berhasil lolos mengikuti fellowship,” kata Taufik.

Taufik menegaskan, sebagai salah satu bank BUMN terbesar, BRI tidak hanya berfokus pada layanan keuangan belaka. BRI juga aktif mendorong penguatan kapasitas masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk investasi pada peningkatan kompetensi para pencari berita.

Selain memaparkan program beasiswa jurnalis, dalam kesempatan tersebut Taufik juga menjabarkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang tengah masif dilakukan BRI. Salah satu program unggulannya adalah Desa BRILiaN yang telah dirintis sejak tahun 2018.

Hingga saat ini, program Desa BRILiaN telah menjangkau sekitar 3.000 hingga 4.000 desa dari total sekitar 80 ribu desa di seluruh Indonesia.

“Program ini bertujuan mendorong desa agar lebih maju dan terintegrasi, termasuk dalam pemanfaatan teknologi digital,” jelasnya.

Melalui program ini, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) didorong untuk mampu mengembangkan lini usahanya secara modern. Dengan terhubung ke sistem digital, produk-produk desa diharapkan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar luas. BRI juga aktif berkolaborasi dengan Rumah BUMN untuk memberikan wadah pelatihan pemasaran digital dan pengembangan produk bagi para pelaku UMKM.

Aksi nyata BRI di Sumatera Barat tidak berhenti pada sektor ekonomi dan pendidikan saja. Di bidang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), BRI tercatat sebagai salah satu korporasi yang paling tanggap dan berkontribusi besar saat bencana banjir melanda Kota Padang dan sekitarnya beberapa waktu lalu.

Secara kumulatif, BRI telah menyalurkan bantuan CSR dengan total mencapai Rp4 miliar khusus untuk wilayah Sumatera Barat.

“Untuk Sumbar, BRI menjadi salah satu perusahaan yang paling banyak menyalurkan bantuan CSR,” ungkap Taufik.

Bantuan tersebut dialokasikan untuk pembangunan fasilitas pendukung di kawasan hunian sementara (huntara) Pauh, dan rencananya akan dilanjutkan ke lokasi huntara lainnya.

Merespons krisis air bersih pascabencana yang sempat menyulitkan warga hingga berminggu-minggu, BRI juga mengambil inisiatif cepat dengan membangun fasilitas sumur bor.

“Warga saat itu hanya mengandalkan kiriman air bersih dari relawan dan pemerintah. Karena itu, kami berinisiatif membantu pembangunan sumur untuk memenuhi kebutuhan air bersih jangka panjang bagi masyarakat terdampak,” pungkas Taufik.

(*)

 

Komentar

News Feed