Asyik Main Domino Saat Jam Sekolah, 5 Pelajar Berseragam di Padang Diangkut Satpol PP

Sakato.co.id – Ali-alih duduk manis menyerap ilmu di ruang kelas, lima orang pelajar di Kota Padang justru kedapatan asyik bermain domino di sebuah warung kawasan Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Jumat (30/10/2026). Ironisnya, mereka melakukan aksi bolos tersebut masih dengan mengenakan seragam sekolah lengkap.

Ulah para siswa ini terkuak usai Satpol PP Kota Padang menerima aduan dari masyarakat sekitar yang resah dengan aktivitas tersebut. Merespons cepat laporan warga, tim penegak perda bersama personel BKO dan Dubalang Kota langsung bergerak menyisir lokasi.

Setibanya di TKP, petugas mendapati kelima pelajar tengah asyik mengocok dan menyusun batu domino. Tanpa perlawanan, mereka langsung diangkut ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Kota Padang untuk didata dan diberikan pembinaan sesuai prosedur yang berlaku.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, mengapresiasi keberanian dan kepedulian masyarakat yang aktif melaporkan penyimpangan perilaku remaja di lingkungannya. Menurutnya, pengawasan terhadap generasi muda tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak sekolah dan orang tua semata.

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang peduli. Jangan ragu untuk melapor jika melihat aktivitas pelajar yang tidak wajar di luar sekolah. Kepedulian bersama ini sangat penting untuk menjaga anak-anak kita agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif,” ujar Chandra.

Chandra menekankan, setelah jam pelajaran usai, para siswa diimbau untuk langsung pulang ke rumah dan mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif, bukannya nongkrong di warung. Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk komitmen pencegahan dini terhadap potensi kenakalan remaja yang lebih luas, seperti tawuran maupun gangguan ketertiban umum lainnya.

“Masa depan anak-anak ini harus kita jaga bersama. Kami ingin mereka fokus menuntut ilmu, membentuk karakter, dan mengejar cita-cita. Jangan sampai masa depan mereka terbuang sia-sia hanya karena kebiasaan buruk yang dibiarkan,” tegas Chandra.

Melalui penertiban ini, Satpol PP Kota Padang berharap sinergi antara petugas, sekolah, orang tua, dan warga dapat terus terjalin erat demi mewujudkan lingkungan Kota Padang yang aman, tertib, serta kondusif bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

(*)

 

Komentar