Sinyal Bahaya Kabau Sirah

Oleh: Eko Kurniawan
(Spartacks Cyber)

Sakato.co.id – Pertemuan tim Kabau Sirah Semen Padang FC versus PSMS Medan hari ini rabu 17 Januari 2024 di Stadion H Agus Salim Padang bertanda sinyal bahaya untuk kedua tim. Kalah atau imbang, maka kedua tim makin berat melangkah ke babak semifinal Liga 2 Pengadaian. Di laga ketiga ini ada kejutan terjadi di kubu ayam Kinantan,yaitu pergantian pelatih sementara ke Legimin Raharjo.

banner 1080x788

Pasca imbang dari Aceh,anak asuh Delfi Adri pun fokus ke laga super berat lawan Nico Malau dan kawan kawan. Modal dua poin,belum jaminan untuk Rosad Setiawan dan kolega jumawa untuk jadi calon juara Liga 2 musim ini.

Kenapa demikian? Pertama, faktor non teknik masih melanda SPFC. Mulai dari jadwal pertandingan hari ini masih malam kick off pukul 19.00 WIB. Disiarkan langsung oleh TV.

Kedua, melihat psikologis armada anak bukit Indarung mulai kurang fokus. Hal ini disebabkan faktor kelelahan karena baru recovery satu hari balik dari Langsa hari minggu lalu.

Jika rotasi pemain tidak berjalan efektif, pilihan terbaik adalah memaksimalkan anak muda seperti Roken, Firman,Dan lainnya lebih ke dalam untuk membangun serangan tengah. Karena pergerakan seorang Rosad, sudah kebaca pihak lawan.

Ada sisi lain supaya bola tidak lepas,maka peran seorang mak itam Kenneth Ngwoke pandai cari posisi yang kosong di lini pertahanan Joko Susilo,palang pintu PSMS Medan. Karena dua gol PSIM Yogyakarta lahir dari kesalahan bek Medan.

Nah,ada reunian antara Nico Malau dan tim kabau Sirah, karena Nico Malau pernah berbaju merah di musim 2012 sampai 2014. Tentu secara pribadi dia punya ambisi besar untuk cetak gol. Apalagi ketika di Yogyakarta, mampu memberikan gol untuk Medan . Pertanda,mantan juga punya kepentingan untuk laga ini.

Namun, jika laga ini hambatan faktor cuaca lagi hujan,maka lapangan juga butuh perhatian panpel pertandingan. Di waktu lawan PSIM Yogyakarta,ada beberapa titik air tergenang dilapangan. Semoga jadi terlaksana laga ini sesuai jadwal.

Seorang Ahmad Ikhwan juga kembali dinantikan golnya . Sebab di 2 laga sebelumnya baik imbang 2-2 maupun menang 2-1, Ahmad Ikhwan jadi pahlawan untuk tim berdiri tahun 1980 tersebut. Apakah daya jelajahnya masih seperti main di Teladan? Kita tunggu saja aksi seorang Ahmad Ikhwan. Ayam Kinantan di pertandingan hari ini juga akan menyimpan senjata mematikan,maka perlu taktik permainan di babak kedua. Karena Medan dikenal di tiga laga terakhir jago cetak gol di babak kedua,vs Sriwijaya 2-2,vs Persiraja 0-0,dan terakhir vs PSIM Yogyakarta,1-2,lagi lagi Nico Malau jadi pembeda. Ketika laga vs Sriwijaya,cetak 2 gol, lawan Laskar Mataram 1 gol. Maka statistik seorang Nico Malau jadi ujian buat Kim,Agus Nova, Syaiful Ramadhan.

Animo penonton diprediksikan akan kembali memenuhi Stadion J Agus Salim Padang. Publik Padang tentu berharap ada pesta alias poin penuh. Ayo Kabau Sirah, kita bisa, sasaka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *