Sakato.co.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang terus membuktikan komitmennya untuk tidak menjadi institusi yang eksklusif. Melalui program Kelurahan Binaan, Rutan Padang Panjang memperkuat hubungan dan kerja sama dengan lingkungan sekitar lewat kunjungan koordinasi dari jajaran Kelurahan Tanah Pak Lambik, Puskesmas Koto Katiak, dan Bhabinkamtibmas, Rabu (17/6/2026).
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Lurah Tanah Pak Lambik, Romi Saputra, S.H., dan Kepala Puskesmas Koto Katiak, Irda Yulia, SKM, disambut hangat oleh Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Padang Panjang, Novri Abbas, beserta jajaran.
Pertemuan strategis ini menjadi wadah krusial untuk meniti sinergi pelaksanaan Program Kelurahan Binaan. Kolaborasi lintas instansi ini dirancang secara komprehensif, mencakup bidang kesehatan, sosial, hingga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Salah satu poin utama yang menjadi sorotan dalam diskusi tersebut adalah komitmen bersama dalam menyukseskan program prioritas nasional di bidang kesehatan. Rutan Padang Panjang dan pihak kelurahan sepakat untuk saling mendukung dalam program pencegahan dan penanganan stunting, serta optimalisasi pelaksanaan Posyandu.
Selain sektor kesehatan, pertemuan ini juga mematangkan rencana aksi nyata lainnya seperti:
– Sektor Sosial: Pelaksanaan program bantuan sosial dan kegiatan bakti sosial terpadu untuk warga sekitar.
– Sektor Keamanan: Koordinasi intensif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar Rutan.
Lurah Tanah Pak Lambik, Romi Saputra, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjalin koordinasi yang berkelanjutan agar program ini berjalan maksimal dan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam mendukung program kesehatan masyarakat, kepedulian sosial, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ungkap Romi.
Bak gayung bersambut, Kepala Rutan Padang Panjang, Novri Abbas, mengapresiasi dan menyambut baik rencana aksi kolaboratif tersebut. Menurutnya, dinding pembatas Rutan bukan menjadi sekat untuk menebar manfaat bagi masyarakat luas.
“Rutan bukan hanya tempat pembinaan warga binaan, tetapi juga bagian dari masyarakat. Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar terus terjaga dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” tegas Novri Abbas.
Melalui sinergi yang kokoh ini, Rutan Kelas IIB Padang Panjang berkomitmen penuh untuk terus menyokong program pemerintah daerah, sekaligus memperkuat peran pemasyarakatan yang berdampak positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
(*)






Komentar