Sakato.co.id – Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang memasuki fase akhir. Kelompok Terbang (Kloter) 12 yang mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (17/6/2026) pukul 00.13 WIB menjadi kloter pertama yang dipulangkan dari Madinah.
Kedatangan Kloter 12 sekaligus menandai dimulainya pemulangan tiga kloter terakhir Debarkasi Padang pada fase gelombang kedua operasional haji 2026 dengan rute Madinah-Padang. Sementara sebelas kloter sebelumnya dipulangkan dari Jeddah.
Jemaah disambut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang Zulfahmi, Kasubbag TU Kemenhaj Kota Sawahlunto, Angga Aftah serta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang yang telah bersiaga sejak sebelum pesawat mendarat.
Disela-sela kepulangan itu, Ketua Kloter 12, Ifkar Bahar Parkamin, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran perjalanan jemaah dari Arab Saudi hingga kembali ke Tanah Air.
“Alhamdulillah perjalanan berjalan lancar. Jemaah dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat,” ujar Ifkar.
Sebagai kloter yang dipulangkan dari Madinah, Ifkar mengatakan para jemaah juga telah menuntaskan rangkaian ibadah dan ziarah di Kota Nabi, termasuk mendapatkan kesempatan beribadah di Raudhah.
“Alhamdulillah seluruh jemaah dapat mengikuti rangkaian kegiatan selama berada di Madinah. Jemaah juga mendapatkan kesempatan masuk ke Raudhah dan melaksanakan ibadah dengan baik,” katanya.
Kloter 12 membawa total 387 jemaah dan petugas yang berasal dari Kota Padang sebanyak 175 orang, Kabupaten Lima Puluh Kota 152 orang, Kota Sawahlunto 53 orang, serta Kabupaten Kepulauan Mentawai dua orang.
Dari total jemaah yang dipulangkan, sebanyak 112 orang merupakan jemaah lanjut usia berusia 65 tahun ke atas.
Di balik kabar gembira kepulangan jemaah, Kloter 12 juga mencatat satu jemaah wafat di Tanah Suci. Jemaah tersebut adalah Mainusni Marukun (74), asal Kota Sawahlunto, yang meninggal dunia di Hotel Al Hidayah, Makkah, akibat cardiogenic shock (jantung)
“Kami turut berduka atas wafatnya salah seorang jemaah Kloter 12. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Ifkar.
Selain itu, terdapat empat jemaah yang mengalami tanazul dua jemaah mutasi keluar (pulang lebih dahulu) karena alasan kesehatan. Nurhayati Aziz Nuh (67) asal Kota Padang yang dimutasi ke Kloter 4, serta Risman Chatib (72) asal Kota Padang yang dimutasi ke Kloter 3.
Sementada dua jemaah lagi harus kita ikhlaskan tertinggal di Madinah karena masih di Rumah Sakit, mereka adalah Jasri Abdullah Maran (82) asal Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Usdarti Abu Nawas (68) asal Kota Padang,
Ifkar mengaku bersyukur seluruh rangkaian perjalanan Kloter 12 berjalan lancar, mulai dari pelaksanaan ibadah di Tanah Suci hingga kepulangan ke Indonesia.
“Alhamdulillah seluruh proses dapat dilalui dengan baik. Kami berharap seluruh jemaah dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat serta membawa predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah,” ujarnya.
Rombongan ini didampingi Petugas Haji Daerah (PHD) Riola Feranza Erman. Sementara petugas kloter terdiri atas Ketua Kloter Ifkar Bahar Parkamin, Pembimbing Ibadah Yusmanto Rasaman, Dokter Kloter Maulidya Rahmi, dan Paramedis Rispan Sastra.
Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), hingga kedatangan Kloter 12 jumlah jemaah dan petugas Debarkasi Padang yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 4.681 orang.
Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang masih menyisakan dua kelompok terbang lagi yang akan dipulangkan dari Madinah dalam beberapa hari mendatang.
(*)









Komentar