Sakato.co.id – Dompet Dhuafa melalui Program Tebar Hewan Kurban (THK) menyalurkan puluhan hewan kurban bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Sumatra Barat. Penyaluran dilakukan ke sejumlah wilayah terdampak dan pelosok daerah guna menghadirkan kebahagiaan Iduladha bagi masyarakat yang membutuhkan, Jumat (29/5/2026).
Salah satu wilayah penerima manfaat berada di Batu Busuk, Kota Padang pada Rabu, (27/5/2026). Kawasan tersebut sebelumnya terdampak banjir yang mengakibatkan banyak warga kehilangan tempat tinggal dan mengalami kesulitan ekonomi pascabencana.
Secara total, Program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa tahun ini di Sumatra Barat berhasil mendistribusikan 40 ekor sapi atau setara dengan 280 domba kepada masyarakat di berbagai kota dan kabupaten Sumatra Barat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 27 ekor sapi disalurkan khusus untuk penyintas banjir di Sumatra Barat, sementara 13 ekor lainnya merupakan kurban regular Dompet Dhuafa Singgalang.
Distribusi hewan kurban menjangkau sejumlah daerah, di antaranya Kota Padang, Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Pasaman Barat, Agam, Pariaman, hingga berbagai wilayah pelosok dan kawasan terdampak bencana lainnya.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Singgalang, Novil Oksan Putra, mengatakan bahwa Iduladha tahun ini menjadi momentum untuk menghadirkan harapan bagi masyarakat yang masih berjuang bangkit dari bencana.
“Tahun ini, Iduladha terasa berbeda bagi masyarakat Sumatra Barat. Di tengah duka akibat bencana yang melanda sejumlah wilayah seperti Tanah Datar dan Agam, Dompet Dhuafa hadir menyalurkan hewan kurban ke titik-titik terdampak. Ini bukan hanya tentang pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga bentuk kepedulian dan pesan bahwa mereka tidak sendiri,” ujarnya.
Menurutnya, Program Tebar Hewan Kurban di wilayah terdampak banjir menjadi simbol hadirnya harapan di tengah situasi sulit yang dialami masyarakat. Kehadiran daging kurban diharapkan mampu memberikan manfaat gizi sekaligus menguatkan semangat warga untuk bangkit kembali.
Di tengah keterbatasan, para penyintas banjir bandang, yaitu mama Ulfa berbahagia menerima amanah dari para donatur Dompet Dhuafa. Bagi Mama Ulfa, kurban tahun ini terasa seperti sebuah mukjizat. Rumah yang ia tempati turut terdampak bencana banjir yang melanda wilayah mereka tahun lalu. Ia hanya bisa terdiam menyaksikan rumah para tetangga dan kerabatnya hancur diterjang banjir, hingga banyak warga mulai meninggalkan tempat tinggal mereka.
Di tengah kondisi tersebut, perhatian yang diberikan Dompet Dhuafa menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dirinya. Kehadiran tim yang mengantarkan langsung daging kurban hingga ke rumahnya menjadi bentuk kepedulian yang sangat ia syukuri di tengah situasi sulit yang masih mereka hadapi.
Tidak hanya fokus pada wilayah kebencanaan, Dompet Dhuafa Singgalang juga terus mendistribusikan hewan kurban ke berbagai daerah terpencil di Sumatra Barat, seperti Mentawai, Pasaman, Pesisir Selatan, Pariaman dan berbagai titik pelosok lainya.
Program ini bertujuan menjangkau masyarakat yang selama ini masih minim akses terhadap konsumsi daging kurban.
Melalui Program Tebar Hewan Kurban, Dompet Dhuafa berharap semangat berbagi dan solidaritas sosial dapat terus dirasakan masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah terdampak bencana dan daerah pelosok.
(*)









Komentar