Sakato.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Barat (Sumbar) pada hari ini, Kamis (9/7/2026). Warga di sejumlah daerah diimbau untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Secara umum, cuaca di Sumbar hari ini didominasi oleh kondisi berawan, namun potensi hujan dengan berbagai intensitas membayangi sejak pagi hingga dini hari nanti.
Berikut adalah rincian lengkap prakiraan cuaca Sumatera Barat hari ini:
Pagi Hari
Cuaca diprediksi berawan secara merata. Namun, terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Padang dan Dharmasraya.
Siang hingga Sore Hari
Memasuki siang dan sore hari, hujan ringan berpotensi membasahi wilayah Bukittinggi, Padang Panjang, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Sawahlunto, Kabupaten Solok, dan Dharmasraya.
Waspada Hujan Lebat: BMKG mengingatkan adanya potensi hujan intensitas sedang hingga lebat pada siang-sore hari di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pariaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Solok Selatan, dan Sijunjung.
Malam Hari
Kondisi berawan masih bertahan dengan potensi hujan ringan di mayoritas wilayah Sumbar. Meski begitu, intensitas hujan diperkirakan meningkat menjadi sedang hingga lebat pada malam hari di wilayah Pasaman Barat, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.
Dini Hari
Menjelang subuh, hujan ringan diprediksi merata di hampir seluruh wilayah Sumatera Barat, termasuk wilayah pesisir, dataran tinggi, hingga kawasan timur Sumbar.
Kondisi Fisik Lingkungan (Rata-rata)
Suhu Udara: 17 – 31°C (Kawasan dataran tinggi seperti Bukittinggi dan Padang Panjang cenderung mendekati suhu minimum).
Kelembaban Udara: 68 – 98%
Kondisi Angin: Bertiup dari arah Tenggara ke Barat Daya dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 15 Km/jam.
Peringatan Dini dari BMKG
Prakirawan BMKG Minangkabau mengeluarkan peringatan dini harian agar masyarakat yang berada di wilayah berikut meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air atau jalan licin diantaranya: Pasaman Barat, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Limapuluh Kota, Kabupaten Solok, Sijunjung, Dharmasraya, dan sekitarnya.
(*)









Komentar