393 Jemaah Haji Kloter Gabungan Sumbar-Bengkulu Resmi Bertolak ke Madinah

Sakato.co.id – Jemaah haji Kloter 05 Embarkasi Padang yang merupakan kloter gabungan antara Sumatera Barat dan Bengkulu resmi diberangkatkan menuju Madinah melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (29/4/2026) dini hari.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, bersama Kakanwil Kemenhaj Bengkulu, Intihan turut melepas keberangkatan jemaah dua Provinsi ini didampingi Ketua Dharma Wanita dua Kanwil Kemenhaj ini.

Rifki mengatakan kloter ini terdiri dari jemaah asal Kabupaten Padang Pariaman dan Provinsi Bengkulu. “Total jemaah dan petugas dalam kloter ini sebanyak 393 orang, terdiri dari 223 jemaah asal Padang Pariaman dan 164 jemaah asal Bengkulu,” ujar Rifki.

Ia menjelaskan, penggabungan kloter dilakukan untuk memastikan efisiensi dan kelancaran operasional pemberangkatan jemaah sesuai nomor manifes. “Ini bagian dari pengaturan operasional agar seluruh jemaah dapat terlayani sesuai jadwal,” katanya.

Selain itu, Rifki menyebutkan sebagian besar jemaah haji Embarkasi Padang didominasi perempuan. Kloter 5 ini juga didominasi jemaah perempuan dan lanjut usia. “Terdapat 229 jemaah perempuan dan 152 jemaah lansia dalam kloter ini,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pola pelayanan yang diterapkan di embarkasi. “Layanan kita sesuaikan dengan karakteristik jemaah, terutama lansia yang membutuhkan pendampingan lebih intensif,” katanya.

Rifki menambahkan, proses pemberangkatan berjalan lancar dan bahkan lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan. “Alhamdulillah, Kloter 05 diberangkatkan dengan penerbangan GA-3505 dan dapat lepas landas lebih awal dari jadwal,” ujarnya.

Ia merinci, penerbangan dijadwalkan berangkat pukul 01.05 WIB, namun realisasi keberangkatan terjadi pada pukul 00.39 WIB. “Artinya terdapat percepatan sekitar 26 menit dari jadwal keberangkatan,” katanya.

Rifki juga menyebut seluruh jemaah dalam kloter ini terangkut penuh tanpa kursi kosong (open seat), dengan total 393 penumpang. “Dengan keberangkatan Kloter 5 ini, tinggal 9 kloter lagi jemaah Embarkasi Padang yang akan diterbangkan.

Selain itu, terdapat 20 jemaah yang menggunakan fasilitas kursi roda dalam penerbangan tersebut. “Ini menjadi bagian dari perhatian layanan kita terhadap jemaah lansia dan yang membutuhkan bantuan khusus,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kloter 05, Muhammad Azkar Saidina Umar, memastikan seluruh jemaah telah naik ke pesawat dan dalam kondisi baik.

“Alhamdulillah, jemaah Kloter 05 yang berasal dari Bengkulu dan Padang Pariaman sudah menaiki pesawat. Selama masa menunggu di terminal bandara tidak ada kendala,” ujarnya sesaat sebelum take off.

Ia menjelaskan, jemaah asal Bengkulu telah berada di Bandara Internasional Minangkabau sejak pukul 21.00 WIB sebelum proses boarding.

“Untuk jemaah Bengkulu, sudah berada di bandara sejak pukul 21.00 WIB dan seluruh proses berjalan lancar,. Kita juga disediakan makan dan minum” katanya.

Azkar menambahkan, secara umum kondisi jemaah dalam keadaan sehat, meski terdapat beberapa jemaah yang memerlukan perhatian khusus.

“Jemaah dalam kondisi sehat, hanya ada beberapa yang perlu perhatian, namun tetap dalam penanganan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan masih terdapat dua jemaah yang belum menerima kartu Nusuk dan akan difasilitasi setibanya di Madinah. “Kartu Nusuk yang belum diterima akan diselesaikan di Bandara Madinah,” katanya.

Dengan skema kloter gabungan ini, Embarkasi Padang memastikan proses pemberangkatan berjalan efektif, sekaligus menjaga kualitas pelayanan bagi seluruh jemaah.

(*)

Komentar