Sakato.co.id – Upaya pencarian terhadap Mustafa, balita laki-laki berusia 4 tahun yang dilaporkan hilang secara misterius di kawasan Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, berakhir memilukan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat sore (24/4/2026).
Jasad Mustafa ditemukan mengapung di sebuah tambak yang berlokasi dekat Sungai Kataping, sekitar 200 meter dari lokasi terakhir ia terlihat.
Tim SAR gabungan yang telah menyisir lokasi sejak laporan diterima akhirnya menemukan titik terang pada pukul 15.15 WIB.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada koordinat 0∘44′33.34″S−100∘14′4.39″T. Lokasinya sekitar 200 meter dari LKP (Last Known Position),” ungkap Dantim Kantor SAR Padang, Riko Pradinata.
Setelah dievakuasi dari area tambak, jenazah Mustafa segera dibawa ke Puskesmas Ulakan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 16.20 WIB.
Peristiwa yang menyayat hati ini bermula pada Kamis sore (23/4) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, ibu korban hendak mengisi daya (charge) ponsel di rumah tetangga yang berjarak sekitar 70 meter dari kediamannya.
Mustafa kemudian ditinggalkan sejenak di bawah pengawasan kakaknya yang masih berusia 8 tahun. Namun, hanya dalam hitungan menit, sang ibu mendapati anak bungsunya itu sudah tidak ada di tempat.
“Ibu korban sempat menanyakan keberadaan Mustafa kepada kakaknya. Sang kakak hanya menjawab bahwa adiknya pergi ke arah ladang sawit dan sungai,” ujar Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik.
Pencarian sempat dilakukan secara mandiri oleh warga sekitar sebelum akhirnya melibatkan tim ahli dari Kantor SAR Padang. Kini, duka mendalam menyelimuti keluarga korban atas kepergian balita malang tersebut.
(*)
Berita sebelumnya: Balita 4 Tahun Hilang Misterius di Pinggir Sungai Kataping, Basarnas Padang Terjunkan Tim Rescuer









Komentar