Sakato.co.id – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur Kelok Sembilan, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat pada Sabtu pagi. Sebuah mobil jenis Daihatsu Gran Max terjun bebas ke dalam jurang setelah hilang kendali akibat cuaca buruk. Tim SAR Gabungan harus berpacu dengan medan yang terjal untuk menyelamatkan tujuh orang penumpang yang terjebak di dasar jurang.
Peristiwa bermula sekitar pukul 08.16 WIB. Mobil dengan nomor polisi BM 8359 FX yang melaju dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh diduga kehilangan kendali saat melintasi jalanan yang licin akibat gerimis. Kendaraan tersebut kemudian keluar jalur dan terperosok ke dalam jurang yang dalam dan terjal.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan sesaat setelah kejadian dari anggota dewan setempat, Bapak Kris Ladeva.
“Kami segera merespons laporan tersebut dengan menerjunkan tim rescue dari Pos SAR 50 Kota. Medan di lokasi cukup menantang karena kondisi jurang yang curam dan licin pasca hujan,” ujar Abdul Malik dalam laporannya.
Tepat pukul 08.52 WIB, tim SAR Gabungan tiba di lokasi dan langsung melakukan teknik evakuasi vertikal untuk mengangkat para korban. Meskipun terkendala kedalaman jurang, seluruh penumpang yang berjumlah tujuh orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, meski beberapa di antaranya mengalami luka berat dan patah tulang.
Seluruh korban merupakan warga Pekanbaru, Riau, yang saat ini telah dilarikan ke fasilitas medis terdekat:
1. Yuli Mayang Sari (32), mengalami patah paha dan tangan kiri, dirawat di RS Adnan WD.
2. Ahmat Syahroni (27), mengalami cedera kepala, dada, dan patah tulang punggung, dirawat di RS Adnan WD.
3. Alvino (8), mengalami cedera kaki, dirawat di RS Adnan WD.
4. Mutiara Amanda (21), mengalami luka-luka, dirawat RS Adnan WD).
5. Septia Rahayu (24), mengalami luka-luka, dirawat di RS Adnan WD.
6. Fairel (10) dibawa ke Puskesmas Tanjung Pati.
7. Rendi Admi (28), dievakuasi ke Puskesmas Tanjung Pati.
Operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 10.19 WIB setelah seluruh korban dipastikan mendapat perawatan medis. Pihak berwenang menghimbau para pengendara yang melintasi jalur Sumbar-Riau untuk tetap waspada, terutama saat kondisi cuaca gerimis yang membuat aspal Kelok Sembilan menjadi sangat licin.
(*)





Komentar