Sakato.co.id – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) tengah mematangkan persiapan tiga agenda unggulan. Rangkaian kegiatan ini dirancang khusus untuk mengangkat kekayaan kuliner lokal, memberdayakan pelaku UMKM, sekaligus memperkuat posisi Kota Padang sebagai kota tujuan wisata gastronomi berkelas dunia.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Teddy Antonius, dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026), menjelaskan bahwa ketiga agenda ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi kuliner Minangkabau kepada masyarakat luas, termasuk tamu nasional hingga mancanegara.
“Padang Gastronomy Market akan menghadirkan bazar UMKM yang menampilkan beragam kuliner khas Minang serta kuliner multi-etnis. Kegiatan ini menjadi daya tarik bagi masyarakat sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan cita rasa Kota Padang kepada para pengunjung,” ujar Teddy Antonius.
Tiga agenda utama yang disiapkan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang meliputi, Padang Gastronomy Market, bazar UMKM yang akan menyajikan beragam kuliner khas Minangkabau serta sajian dari berbagai etnis nusantara.
Acara ini akan berpusat di kawasan bersejarah Jalan Batang Arau (Kota Tua) pada 7–10 Agustus 2026. Lokasi ini diharapkan menjadi ruang promosi strategis bagi UMKM sekaligus destinasi wisata kuliner utama selama perayaan HJK.
Selanjutnya Tradisi Bajamba di Gedung Youth Center Kota Padang, Dinas Koperasi dan UKM akan menggelar tradisi makan bersama khas Minangkabau yang sarat akan nilai kebersamaan.
Hidangan otentik yang disajikan dalam prosesi ini disiapkan khusus untuk menyambut para tamu kehormatan dari tingkat nasional maupun internasional. Lalu ada Talk on Taste & Masak Besar, sebuah forum diskusi (talkshow) yang mempertemukan para chef profesional dengan Dewan Kuliner Indonesia.
Forum ini akan membedah strategi pengembangan dan diplomasi kuliner Minang agar semakin berkibar di panggung internasional.
Acara ini juga akan disemarakkan dengan atraksi Masak Besar oleh chef undangan, di mana hasilnya akan dibagikan langsung kepada masyarakat yang hadir.
Melalui sinergi ketiga acara ini, Pemko Padang berharap peringatan HJK ke-357 tidak sekadar menjadi momentum seremonial tahunan, melainkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi hilir bagi pelaku usaha mikro, memperkuat identitas budaya, serta mengukuhkan langkah Padang sebagai kota gastronomi global.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Padang untuk datang dan memeriahkan rangkaian kegiatan ini. Ini adalah perayaan dari kita, oleh kita, dan untuk dinikmati bersama dalam menyambut Hari Jadi Kota Padang ke-357,” tutup Teddy.









Komentar