Personel Brimob Polda Sumbar Kebut Pembangunan Huntara untuk Korban Banjir Bandang di Padang

Sakato.co.id – Puluhan personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Barat terus melanjutkan kegiatan kemanusiaan dengan membangun hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda Kota Padang akhir 2025 lalu. Pada Sabtu (3/1/2026), kegiatan fokus pada pemasangan dinding, atap, serta rangka bangunan di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pasi Ops Batalyon A Pelopor AKP Sulis, S.H. Pembangunan Huntara ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pasca-bencana hidrometeorologi yang menyebabkan warga kehilangan tempat tinggal, termasuk di wilayah Pauh dan Kuranji.

Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik menyatakan, kegiatan ini mencerminkan komitmen Polri dalam membantu masyarakat yang sedang berduka.

“Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tapi juga turun langsung membatu membangun Huntara sebagai wujud bakti Brimob kepada rakyat. Personel Batalyon A Pelopor kami kerahkan penuh untuk mempercepat proses ini, agar korban bencana segera memiliki tempat tinggal layak dan aman,” ujar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, dikutip dari laman tbnewssumbar.id, Minggu (4/1/2026).

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menambahkan, bantuan ini merupakan sinergi antara institusi kepolisian dengan pemerintah daerah dalam penanganan pasca-bencana.

“Polda Sumbar melalui Satuan Brimob terus berkomitmen mendukung pemulihan masyarakat terdampak. Kegiatan pembangunan Huntara ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat rasa aman dan harapan bagi warga yang rumahnya rusak akibat banjir bandang,” kata Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Hingga awal Januari 2026, pembangunan sekitar 100 unit Huntara di beberapa titik di Padang terus dikebut, termasuk di Kelurahan Kapalo Koto. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang masih trauma pasca-bencana.

(*)

Komentar