Sakato.co.id – Akses utama yang menghubungkan Lubuk Basung dan Maninjau lumpuh total pagi ini. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam sejak dini hari tadi mengakibatkan material longsor menutup badan jalan di kawasan Pasar Maninjau, Kamis (1/1/2025).
Pemandangan berbeda terlihat di kawasan BRI Lama, Pasar Maninjau, Kabupaten Agam pada Kamis pagi ini. Jalur provinsi yang biasanya ramai oleh lalu lintas kendaraan, kini tertutup rapat oleh tumpukan material longsor. Batu besar, potongan kayu, hingga lumpur tebal mengubur aspal, membuat akses transportasi lumpuh total.
Camat Tanjung Raya, Al Hafid, mengonfirmasi bahwa musibah ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut sejak dini hari. Skala longsoran yang cukup besar memaksa petugas menutup jalan demi keamanan masyarakat.
“Untuk sementara, kami mengimbau dengan sangat agar pengguna jalan tidak memaksakan melintas. Silakan mencari jalur alternatif hingga proses pembersihan material selesai dilakukan oleh tim di lapangan.” ungkap Camat Tanjung Raya, Al Hafid, dikutip dari laman FB Diskominfo Agam.
Meski material longsor menutup jalur vital, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Fokus utama saat ini adalah percepatan evakuasi material agar mobilitas warga kembali normal.
Pemerintah Kabupaten Agam melalui BPBD bergerak cepat. Tak hanya alat berat yang dikerahkan, bantuan logistik pun mulai mengalir ke titik-titik terdampak di Nagari Maninjau.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghafur, menyebutkan bantuan yang telah disalurkan meliputi tenda keluarga dan tandon air bersih, makanan siap saji untuk warga terdampak, kemudian kebutuhan logistik darurat lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, koordinasi lintas sektor masih terus dilakukan untuk memulihkan kondisi. Bagi Anda yang berencana menuju arah Maninjau atau sebaliknya, disarankan untuk menunda perjalanan atau mencari jalur alternatif lain dengan tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.
(*)





Komentar