KM Rafa 02 Berhasil Ditemukan, Tiga Nelayan Mentawai Ditemukan Selamat di Samudra Hindia

Sakato.co.id – Operasi pencarian KM Rafa 02 yang mengalami mati mesin di perairan Samudra Hindia membuahkan hasil manis. Tiga nelayan yang berada di atas kapal kayu tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan, Jumat (18/9/2026).

Ketiga survivor, Aciak (45), Budi Candra (43), dan Siin (40), tiba dengan selamat di Pelabuhan Tuapeijat sekitar pukul 16.00 WIB setelah dievakuasi oleh tim pencari.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, mengonfirmasi bahwa posisi KM Rafa 02 berhasil terdeteksi pada pukul 09.10 WIB di koordinat 2°07’55”S 99°13’25”E, atau berjarak sekitar 9 nautical mile (NM) dari titik perkiraan awal (Last Known Position/LKP).

“Tim SAR Gabungan menggunakan RIB 02 bersama bantuan kapal masyarakat bergerak sejak pukul 06.00 WIB. Alhamdulillah, pada pukul 09.10 WIB kapal beserta tiga orang nelayan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Benteng Hilton Telaumbanua, Jumat (18/9/2026) sore.

Sebelumnya, KM Rafa 02 dilaporkan mati mesin saat dalam perjalanan kembali usai mencari ikan menuju Dermaga Tuapeijat pada Kamis (17/9) malam. Pencarian malam pertama sempat terkendala oleh faktor cuaca ekstrem serta gelombang kencang di lepas pantai Samudra Hindia. Tim SAR merespons cepat dengan berkoordinasi bersama VTS Teluk Bayur untuk memancarkan Maklumat Pelayaran (MAPEL) kepada kapal-kapal yang melintas.

Setelah ditemukan pada Jumat pagi, KM Rafa 02 ditarik menuju Pelabuhan Tuapeijat menggunakan kapal masyarakat yang turut bergabung dalam operasi pertolongan.

Menyikapi insiden ini, Benteng Hilton memanjatkan rasa syukur atas keselamatan para korban, sekaligus memberikan imbauan tegas kepada para nelayan dan pengguna jasa transportasi laut di Kepulauan Mentawai.

“Kami mengimbau kepada seluruh nelayan yang hendak berlayar untuk selalu melengkapi diri dengan Alat Pelindung Diri (APD) keselamatan serta membawa perangkat kedaruratan seperti Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) atau Personal Locator Beacon (PLB). Alat ini sangat vital agar saat terjadi kondisi darurat, koordinat lokasi kapal bisa langsung terdeteksi oleh tim penyelamat,” pungkasnya.

(*)

Komentar