Sakato.co.id – Ribuan warga Kota Padang memadati kawasan Car Free Day di depan Kantor Gubernur Sumatera Barat, Ahad (24/5/2026), untuk mengikuti puncak peringatan Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Mengusung tema “Milad Berdaya, Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia”, kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Sejak pagi hari, masyarakat telah memadati lokasi acara untuk mengikuti jalan sehat yang menjadi agenda utama puncak perayaan milad. Antusiasme peserta terlihat sejak pukul 06.30 WIB. Tidak hanya kader dan simpatisan PKS, masyarakat umum juga tampak berbaur menikmati berbagai rangkaian kegiatan yang disiapkan panitia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sumbar sekaligus Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Kota Padang sekaligus Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Sumbar sekaligus Anggota DPRD Sumbar, Irsyad Syafar, Ketua DPW PKS Sumatera Barat, Ulyadi Yesmar, Ketua DPD PKS Kota Padang sekaligus Anggota DPRD Kota Padang, Mulyadi Muslim, Anggota DPRD Sumbar Gustami Hidayat dan Nurfirmansyah, serta Anggota DPRD Kota Padang Rafdi, Ja’far, Arnedy Yarmen, dan Gufron. Hadir pula jajaran pengurus DPD PKS Kota Padang bersama kader dan simpatisan dari berbagai wilayah di Kota Padang.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Kota Padang, Mulyadi Muslim, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kota Padang yang telah berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Milad PKS ke-24.
Ia menjelaskan bahwa sebelum puncak acara, PKS Kota Padang telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-24. Di antaranya peringatan Hari Kartini oleh BIPEKA PKS Kota Padang, launching Rumah Hemat, serta Semarak Milad di berbagai kecamatan melalui kegiatan bersih-bersih masjid dan pantai, senam ceria, hingga lomba memasak nasi goreng.
“Hari ini menjadi puncak kolaborasi DPD PKS Kota Padang dan DPW PKS Sumatera Barat melalui berbagai kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat, seperti jalan sehat, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, dan pembagian doorprize,” ujar Mulyadi.
Acara kemudian secara resmi dibuka oleh Ketua DPW PKS Sumatera Barat, Ulyadi Yesmar. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa di usia ke-24 tahun, PKS ingin terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
Menurutnya, jalan sehat yang menjadi agenda utama puncak Milad merupakan bagian dari upaya mengkampanyekan pentingnya kesehatan masyarakat serta memperkuat ketahanan keluarga dan ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan ekonomi yang mungkin dihadapi ke depan.
Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sumbar sekaligus Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung perjalanan PKS selama 24 tahun.
Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada kader-kader PKS untuk mengemban amanah di lembaga legislatif maupun eksekutif. Menurutnya, kepercayaan tersebut harus diwujudkan melalui program-program yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Selain jalan sehat, masyarakat juga memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan panitia, seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta bazar UMKM bertajuk “Pasar Kita Semua” yang diikuti puluhan pelaku usaha mikro dan kecil.
Suasana penuh kebersamaan tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, generasi muda, hingga orang tua, tampak berbaur menikmati rangkaian acara yang digelar dalam suasana kekeluargaan.
Melalui tema “Milad Berdaya, Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia”, PKS menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang mendukung ketahanan ekonomi, pangan, dan sosial secara berkelanjutan.
Puncak Milad ke-24 PKS di Kota Padang pun menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat semangat gotong royong, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya.
(*)





Komentar