Sakato.co.id – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menghadiri penyembelihan hewan kurban dalam Program Tebar Hewan Kurban (THK) 1447 Hijriah yang digelar Dompet Dhuafa di Jorong Subarang, Nagari Paninggahan, Kabupaten Solok, Sabtu (30/5/2026). Dalam program tersebut, Dompet Dhuafa mendistribusikan puluhan hewan kurban setara 40 ekor sapi ke berbagai wilayah terdampak bencana dan daerah pelosok di Sumatera Barat.
Program Tebar Hewan Kurban tahun ini berhasil menyalurkan 40 ekor sapi atau setara 280 doka kepada masyarakat di sejumlah kota dan kabupaten di Sumatera Barat. Distribusi dilakukan ke Kota Padang, Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Pasaman Barat, Agam, Pariaman, Solok, serta berbagai wilayah pelosok dan kawasan terdampak bencana lainnya.
Dari total tersebut, lima ekor sapi turut didistribusikan bagi masyarakat terdampak bencana di lima nagari di Kabupaten Solok. Kawasan tersebut sebelumnya dilanda banjir yang menyebabkan banyak warga kehilangan tempat tinggal dan mengalami kesulitan ekonomi pascabencana.
Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada Dompet Dhuafa yang dinilai konsisten menghadirkan program kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih sekaligus penghargaan kepada Dompet Dhuafa. Kurban bukan hanya ibadah, tetapi juga wujud kepedulian sosial yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana,” ujar Mahyeldi.
Menurutnya, program kurban tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat hingga ke pelosok daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak menjadikan momentum Iduladha sebagai sarana memperkuat solidaritas dan rasa persaudaraan.
“Kehadiran program THK ini menjadi bukti bahwa masyarakat Sumatera Barat memiliki kepedulian yang tinggi. Semoga manfaatnya dirasakan secara merata dan menjadi penyemangat bagi warga yang sedang berjuang bangkit dari dampak bencana,” katanya.
Sementara itu, Pembina Dompet Dhuafa Singgalang, Musfi Yendra, mengatakan pihaknya menyalurkan 5 ekor Sapi ke nagari-nagari terdampak bencana di Kabupaten Solok sesuai kebutuhan yang disampaikan pemerintah daerah. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan amanah kurbannya melalui Dompet Dhuafa.
“Alhamdulillah, amanah kurban dari para donatur dapat kami salurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Semoga ini menjadi penguat kebersamaan dan membawa manfaat bagi warga,” ujar Musfi Yendra.
Di sisi lain, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Singgalang, Novil Oksan Putra, mengatakan Iduladha tahun ini menjadi momentum untuk menghadirkan harapan bagi masyarakat yang masih berjuang bangkit dari bencana.
“Tahun ini, Iduladha terasa berbeda bagi masyarakat Sumatera Barat. Di tengah duka akibat bencana yang melanda sejumlah wilayah seperti Tanah Datar dan Agam, Dompet Dhuafa hadir menyalurkan hewan kurban ke titik-titik terdampak. Ini bukan hanya tentang pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga bentuk kepedulian dan pesan bahwa mereka tidak sendiri,” ujarnya.
Menurut Novil, Program Tebar Hewan Kurban di wilayah terdampak bencana menjadi simbol hadirnya harapan di tengah situasi sulit yang dialami masyarakat. Kehadiran daging kurban diharapkan mampu memberikan manfaat gizi sekaligus menguatkan semangat warga untuk bangkit kembali.
Melalui Program Tebar Hewan Kurban, Dompet Dhuafa berharap semangat berbagi dan solidaritas sosial dapat terus dirasakan masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah terdampak bencana dan daerah pelosok.
(*)









Komentar