BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Padang Hingga Malam Ini, BPBD Imbau Tetap Waspada

Sakato.co.id – Berdasarkan update peringatan dini cuaca dari BMKG pada Minggu, 29 Maret 2026 pukul 18.10 WIB, wilayah Sumatera Barat termasuk Kota Padang masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Kondisi tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 18.30 WIB dan berpotensi berlangsung hingga pukul 20.30 WIB.

Untuk wilayah Kota Padang, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di sejumlah kecamatan, di antaranya Padang Timur, Padang Utara, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Koto Tangah. Selain itu, kondisi cuaca ini juga dapat meluas ke wilayah sekitarnya.

Menanggapi informasi tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan longsor, terutama di kawasan rawan.

“Dengan adanya peringatan dini dari BMKG, kami meminta masyarakat untuk tetap siaga, khususnya warga yang berada di daerah aliran sungai dan wilayah yang sebelumnya pernah terdampak banjir bandang,” ujar Hendri Zulviton.

BPBD Kota Padang juga mengimbau masyarakat yang pernah dilanda banjir bandang beberapa waktu lalu agar lebih waspada terhadap kemungkinan peningkatan debit air secara tiba-tiba. Warga diminta segera mengamankan barang-barang penting, memantau kondisi lingkungan, serta menghindari aktivitas di sekitar sungai saat hujan lebat berlangsung.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memastikan saluran drainase tidak tersumbat, tidak membuang sampah ke sungai, dan segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kondisi darurat. BPBD Kota Padang menegaskan bahwa personel telah disiagakan untuk mengantisipasi dampak dari potensi cuaca ekstrem tersebut.

Dengan kesiapsiagaan bersama, diharapkan masyarakat dapat meminimalisir risiko dan dampak yang mungkin ditimbulkan akibat kondisi cuaca ekstrem di wilayah Kota Padang.

(*)

Komentar