Sakato.co.id – Ada pemandangan berbeda dan menyentuh hati di jalanan Kota Padang Panjang pada Jumat (29/5/2026). Sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang tampak membaur dengan masyarakat. Bukan untuk bekerja bakti, melainkan menggelar aksi sosial “Jumat Berkah Berbagi”.
Uniknya, kegiatan ini tidak dilakukan di dalam jeruji besi. Melalui pengawalan ketat dan prosedur resmi sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), sebanyak empat orang warga binaan terpilih diterjunkan langsung ke lapangan. Mereka membawa 45 paket rendang siap santap yang dagingnya bersumber dari hewan kurban Idul Adha lalu. Istimewanya, rendang tersebut dimasak sendiri oleh para warga binaan di dalam Rutan.
Aksi blusukan ini didampingi langsung oleh Kepala Rutan Padang Panjang Novri Abbas, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Dewi Novyenti, Kepala Pengamanan Rutan Narvedha Andriyana, serta jajaran petugas rutan.
Menyusuri gang-gang sempit dan jalan kecil, tim gabungan ini menyasar masyarakat kurang mampu, panti asuhan, hingga pangkalan ojek. Isak tangis haru tak terbendung ketika warga menerima paket rendang siap saji tersebut dari tangan para warga binaan.
“Sebelumnya kami dapat daging kurban dari masjid, tapi belum sempat kami masak karena belum ada bumbunya. Alhamdulillah, hari ini justru dapat rezeki rendang yang sudah jadi dari Rutan. Semoga bapak dan ibu semua diberikan kesehatan dan rezeki lancar,” ungkap salah seorang warga penerima manfaat dengan mata berkaca-kaca.
Kepala Rutan Padang Panjang, Novri Abbas, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi bagi-bagi makanan, melainkan bagian dari proses pembinaan mental agar warga binaan memiliki rasa kepedulian sosial yang tinggi.
“Rendang ini adalah olahan daging kurban dari warga binaan, dimasak oleh mereka, dan dibagikan langsung oleh mereka. Kami berharap kegiatan ini bisa meningkatkan empati mereka. Di sisi lain, kami juga berharap masyarakat bisa menerima mereka kembali dengan tangan terbuka setelah selesai menjalani masa pidana nanti,” tutur Novri Abbas.
Aksi sosial yang berlangsung humanis dan menyentuh hati ini berjalan dengan lancar. Setelah seluruh paket rendang habis tersalurkan, para warga binaan kembali ke Rutan Padang Panjang dalam keadaan aman, tertib, dan membawa senyuman dari warga.
(*)







Komentar