Sakato.co.id – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang melanda Kota Padang pada Jumat (8/5/2026) siang memicu insiden pohon tumbang. Sebuah pohon jenis batang baru sepanjang 15 meter roboh dan menimpa rumah serta kendaraan milik warga di Jalan Samudra, Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.10 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa pohon dengan diameter sekitar 65 cm tersebut tumbang akibat tidak kuat menahan terpaan angin kencang saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
“Benar telah terjadi pohon tumbang di RT 02 RW 05 Kelurahan Olo. Pohon tersebut menimpa bagian rumah milik Bapak Masrul (70) yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang,” ujar Hendri Zulviton saat memberikan keterangan.
Selain merusak bagian rumah, batang pohon yang cukup besar tersebut juga menimpa tiga unit kendaraan yang sedang terparkir di lokasi, yakni:
– Mobil Avanza dengan nomor polisi BA 1713 RW.
– Motor Honda Vario (BA 6310 OT).
– Motor Honda Beat (BA 5647 AAT).
Tindakan Evakuasi Segera setelah menerima laporan, Tim Rescue Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kota Padang langsung meluncur ke lokasi di bawah komando langsung Kalaksa dan Kabid KL.
“Tim sudah di lapangan melakukan pembersihan dan pemotongan material pohon menggunakan gergaji mesin (chainsaw). Kami berupaya secepat mungkin agar akses dan rumah warga kembali aman,” tambah Hendri.
Dalam proses evakuasi ini, personel BPBD dibantu oleh pihak Kelurahan Olo, BKO Satpol PP, serta warga sekitar. Hingga berita ini diturunkan, pengerjaan pembersihan material pohon masih terus berlangsung.
Total Kerugian Berdasarkan asesmen sementara di lapangan, total kerugian yang dialami pemilik rumah dan kendaraan ditaksir mencapai Rp5.000.000,-.
BPBD Kota Padang mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti pohon tumbang dan banjir, mengingat kondisi cuaca yang sering berubah mendadak di wilayah pesisir Padang.
(*)









Komentar