Sakato.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Minangkabau merilis informasi prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Sumatera Barat pada Kamis, 5 November 2026. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang melanda sejumlah daerah.
Berdasarkan data prakirawan BMKG Minangkabau, kondisi cuaca pada pagi hari umumnya terpantau cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan yang perlu diantisipasi di wilayah Kepulauan Mentawai dan Sijunjung.
Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan meningkat. Sebagian besar wilayah diprakirakan berawan hingga hujan ringan, sementara hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Padang, hingga Pesisir Selatan.
Kondisi cuaca berawan dan hujan ringan masih akan berlanjut pada malam hari, dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang terkonsentrasi di wilayah Pesisir Selatan. Sedangkan pada dini hari, cuaca relatif berawan namun potensi hujan ringan meluas ke berbagai kabupaten/kota lain seperti Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, hingga Dharmasraya.
Peringatan Dini: Status Siaga untuk Pesisir Selatan
BMKG mengeluarkan peringatan dini harian dengan rincian kewaspadaan sebagai berikut:
– Waspada Hujan Sedang – Lebat: Berpotensi terjadi di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pariaman, Kota Padang, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, dan sekitarnya.
– Siaga Hujan Lebat – Sangat Lebat: Diberlakukan khusus untuk wilayah Pesisir Selatan dan sekitarnya.
Sementara itu, untuk kondisi atmosfer secara umum di Sumatera Barat hari ini tercatat:
– Suhu Udara: 18 – 30°C
– Kelembaban Udara: 70 – 98%
– Angin: Bertiup dari arah Tenggara hingga Barat Laut dengan kecepatan 4 – 22 km/jam.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini dari BMKG serta senantiasa berhati-hati terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, maupun tanah longsor di daerah lawan.
(*)




Komentar