Sakato.co.id – Tim SAR Gabungan berhasil menyelesaiakan operasi evakuasi terhadap musibah terbakar Kapal Tugboat (TB) Simphony di Perairan Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (14/8/2026). Dari total 10 orang kru atau Person on Board (POB), sembilan orang dinyatakan selamat, sementara satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama M. Jay (31), yang menjabat sebagai Masinis 2 di kapal tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi bahwa operasi SAR Hari Pertama (H1) berjalan cepat dan lancar. Tim gabungan berhasil mengevakuasi korban ke darat sebelum tengah hari.
“Informasi awal kami terima dari VTS Teluk Bayur pada pukul 09.17 WIB. Kami langsung mengerahkan Tim Rescue menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB 02) menuju lokasi kejadian (LKP) pada pukul 09.32 WIB,” kata Abdul Malik, Jumat (14/8/2026).
Kapal TB Simphony yang bertolak dari Sibolga menuju Tarahan, Lampung, mengalami kebakaran di ruang kamar mesin pada koordinat 0°53’09.00″ S – 100°01’08.00″ T (sekitar 24,62 km arah Barat Laut dari Dermaga Bungus Padang). Meski api berhasil dipadamkan oleh kru kapal pada pukul 08.51 WIB, insiden itu merenggut nyawa Masinis 2 dan memicu permintaan bantuan evakuasi darurat.
Tim SAR tiba di LKP pada pukul 10.10 WIB dan langsung berkoordinasi dengan Nakhoda TB Simponi, Abdul Kodir Jailani. Dari hasil koordinasi, dilakukan evakuasi terhadap empat orang, yakni tiga orang selamat dan satu korban meninggal dunia.
“Empat orang dievakuasi ke darat, termasuk satu korban meninggal dunia dan tiga ABK yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Sementara enam ABK lainnya memilih bertahan di TB Simphony untuk persiapan penarikan (towing) kapal,” jelas Abdul Malik.
Rombongan evakuasi tiba di Dermaga Muara Padang pada pukul 11.55 WIB. Korban meninggal dunia beserta tiga korban selamat langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang menggunakan ambulans Mentawai Fast.
Seiring berhasilya proses evakuasi seluruh korban yang membutuhkan pertolongan, Kantor SAR Padang menggelar debriefing pada pukul 12.10 WIB dan resmi mengusulkan penutupan Operasi SAR.
“Karena seluruh POB sudah berhasil dievakuasi dan terdata, operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh unsur yang terlibat,” tutur Abdul Malik.
Data Korban TB Simphony:
Meninggal Dunia:
1. M. Jay (31) – Masinis 2
Selamat:
1. Abdul Kodir Jailani (37) – Nakhoda (Dievakuasi/Penanganan)
2. M. Erlangga Junior (23) – Mualim 2
3. M. Andika Anugrah (32) – Mualim 1
4. Nawir (32) – Kepala Kamar Mesin (KKM)
5. Leo Heru (41) – Masinis 3
6. Baring Usman Daeng Salasa (39) – AB 1
7. Muhsugar (20) – AB 2
8. M. Nasir (68) – AB 3
9. Yuswar (21) – Oliman
Operasi evakuasi ini melibatkan sinergi berbagai instansi perairan dan keamanan di Sumatera Barat, di antaranya:
– Kantor SAR Kelas A Padang (10 Personel)
– Pol Airud Polda Sumbar (5 Personel)
– Kodaeral II Padang (2 Personel)
– Hubla Sumbar (3 Personel)
– KSOP (4 Personel)
– VTS Teluk Bayur (2 Personel)
– KPLP Padang (4 Personel)
– Brimob Polda Sumbar (2 Personel)
– KKP Teluk Bayur (2 Personel)
– Mentawai Fast (2 Personel).
(*)




Komentar