Sakato.co.id – Semangat kreativitas berpadu dengan kepedulian sosial dalam Festival Sumbar Create and Care yang sukses diselenggarakan di Basko City Mall selama dua hari penuh, pada Sabtu dan Minggu, 13–14 Desember 2025.
Festival yang menjadi sorotan di pusat perbelanjaan ini berhasil menarik antusiasme pengunjung dengan menggabungkan berbagai agenda menarik, mulai dari bazar UMKM lokal, penggalangan dana kemanusiaan, pertunjukan stand up comedy yang mengocok perut, hingga penampilan enerjik dari band-band lokal.
Acara ini bukan sekadar pameran, tetapi wadah kolaborasi konkret yang didorong oleh dukungan dana pokok pikiran Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, dan mendapat dukungan penuh dari Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat. Konsepnya jelas: memperkuat denyut nadi ekonomi kreatif sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, menjelaskan bahwa Sumbar Create and Care hadir sebagai upaya nyata untuk mendorong pelaku usaha lokal.
“Festival ekonomi kreatif ini kami gelar untuk membantu pelaku UMKM di Sumatera Barat agar produk mereka bisa lebih dikenal oleh masyarakat. Ada lebih dari 10 stand UMKM yang berpartisipasi dalam festival ini,” ujar Nanda Satria.
Ia merinci bahwa UMKM yang terlibat sangat beragam, mewakili 17 subsektor ekonomi kreatif, mencakup kuliner, kriya, fesyen, hingga produk-produk inovatif berbasis ide anak muda. Tujuannya adalah membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk urang awak.
Daya tarik utama festival ini adalah konsep charity atau penggalangan dana kemanusiaan yang terintegrasi. Dana yang terkumpul dari kegiatan ini seluruhnya akan disalurkan kepada masyarakat Sumatera Barat yang membutuhkan, khususnya mereka yang terdampak bencana.
Pengunjung dimudahkan untuk berpartisipasi dalam aksi donasi hanya dengan memindai barcode yang tersedia di lokasi. Dana tersebut kemudian akan dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Nanda Satria menambahkan, “Pengunjung juga bisa membeli produk dari stand UMKM yang ada di festival ekonomi kreatif ini, kemudian mendonasikannya kepada masyarakat terdampak bencana nantinya.”
Konsep unik ini tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan omzet penjualan UMKM, tetapi juga menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan Sumbar Create and Care dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, dr. Lila Yanwar. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang berhasil memadukan pengembangan ekonomi kreatif dengan aksi kemanusiaan ini.
“Terima kasih atas perhatian yang tidak hanya tertuju pada sektor pariwisata, tetapi juga berbagai sektor lainnya. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa bersama-sama membangun ekonomi kreatif,” tutur Lila Yanwar.
Menurutnya, Sumatera Barat memiliki potensi luar biasa di sektor ekonomi kreatif, didukung oleh banyaknya generasi muda yang kaya akan ide, kreativitas, dan inovasi.
Ia menutup dengan harapan besar, “Anak muda kita banyak, potensinya besar. Dengan ruang seperti Sumbar Create and Care ini, kita berharap ekonomi kreatif Sumatera Barat bisa terus tumbuh dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” kata dia.
Festival Sumbar Create and Care telah membuktikan bahwa pengembangan ekonomi daerah dapat berjalan beriringan dengan misi sosial, menciptakan gelombang positif yang berkelanjutan di Ranah Minang.
(*)









Komentar