Sepanjang 2025, Polda Sumbar Catat Penurunan Kecelakaan dan Korban Lalu Lintas

Sakato.co.id – Wajah lalu lintas di Sumatera Barat sepanjang tahun 2025 menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik. Di balik hiruk pikuk jalanan di Ranah Minang, terselip kabar baik mengenai meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara serta efektivitas pengamanan di lapangan.

Dalam agenda refleksi akhir tahun yang digelar di Ruang R. Pol. Hoegeng, Mapolda Sumbar, Rabu (31/12/2025), Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengungkapkan bahwa situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayahnya berada pada tren yang sangat positif.

Berdasarkan data yang dihimpun, jalan raya kini tak lagi menjadi tempat yang mencekam seperti tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 3.109 kasus kecelakaan, turun 8,48% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 3.397 kasus.

Yang paling melegakan, angka fatalitas atau korban jiwa berhasil ditekan hingga 11,44%. Jika pada 2024 sebanyak 507 nyawa melayang di jalanan, tahun ini angka tersebut turun menjadi 449 orang. Penurunan tajam juga terlihat pada kategori luka berat yang merosot hingga 54,81%.

“Capaian ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan cerminan dari meningkatnya kesadaran masyarakat serta efektivitas langkah preventif yang kami lakukan,” ujar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di hadapan media.

Selain dari sisi korban, indikator keberhasilan juga terlihat dari sisi finansial dan kedisiplinan:

Kerugian Materiil: Turun sebesar 13,67%, dari Rp9,09 miliar menjadi Rp7,85 miliar.

Penindakan Tilang: Menurun sebesar 23,32%. Menariknya, penurunan jumlah tilang ini justru dimaknai sebagai sinyal positif bahwa masyarakat semakin patuh tanpa harus selalu diawasi secara represif.

Meski tren menunjukkan grafik yang menggembirakan, Kapolda menegaskan pihaknya tidak akan lengah. Strategi ke depan tetap akan memprioritaskan pendekatan edukatif dan penegakan hukum yang humanis.

Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) akan terus diperkuat guna memastikan Sumatera Barat menjadi wilayah dengan standar keselamatan lalu lintas yang tinggi bagi penduduk lokal maupun wisatawan yang berkunjung.

(*)

 

Komentar

News Feed