Sakato.co.id – Gelaran Sumatera Barat Creative Economy Festival (SCF) 2026 yang digagas Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat pada 28–30 Agustus 2026 di Hotel Pangeran Beach, Padang, sukses besar. Selama tiga hari perhelatan, ajang ini berhasil menyedot perhatian dan antusiasme tinggi dari ribuan warga.
Antusiasme masyarakat tercatat menembus lebih dari 2.000 pengunjung pada hari pertama, dan diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang pada hari kedua. Dengan total lebih dari 4.000 pengunjung dalam dua hari awal, di luar lonjakan pengunjung hari penutupan yang masih direkap. SCF 2026 terbukti menjadi magnet utama pergerakan ekonomi kreatif daerah.
Mengusung tema “Creative Culture for Digital and Sustainable Future: Mendorong Daya Saing Ekonomi Kreatif Sumatera Barat Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital,” SCF 2026 melibatkan lebih dari 60 UMKM unggulan. Para pelaku usaha ini terbagi dalam empat area interaktif: Zona Citra Nusa, Gastronomi dan Cangkir Barista, Recycle & Green Creative, serta Zona Edukasi.
Pengunjung disuguhkan beragam produk khas Ranah Minang, mulai dari wastra, fesyen, kriya, kuliner olahan, kopi, teh, hingga produk kreatif ramah lingkungan. Tak hanya berbelanja, masyarakat juga mendapatkan literasi keuangan mencakup edukasi QRIS, Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, perlindungan konsumen, ekonomi syariah, hingga strategi transformasi digital UMKM.
Seluruh mata acara, mulai dari SCF Fair, SCF Forum, SCF Competition, hingga pertunjukan seni budaya, berlangsung meriah dan lancar. Pada ruang SCF Forum, digelar deretan talkshow, lokakarya, dan business matching yang membahas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk pemasaran, digitalisasi UMKM, strategi ekspor, ekonomi hijau, hingga pengembangan industri fesyen.
Suasana kian semarak dengan hadirnya kompetisi paduan suara Dharma Wanita Persatuan, lomba mewarnai tingkat SD, Bankers Competition, Fashion Show, serta penampilan musisi lokal dan nasional. Kemeriahan ditutup pada hari terakhir melalui gelaran Fun Walk SCF 2026 dan talkshow kesehatan bersama dr. Reisa Broto Asmoro.
Mengusung semangat “Dari Nagari untuk Negeri,” Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi UMKM Sumbar melalui penguatan kapasitas usaha, digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, hingga fasilitasi ekspor agar produk lokal kian berdaya saing di pasar nasional maupun global.
(*)






Komentar