Sakato.co.id – PSP Padang terus melanjutkan tren positif mereka di Liga 4 Sumatera Barat 2025/26. Meski harus bersusah payah, tim berjuluk “Pandeka Minang” ini sukses menundukkan perlawanan sengit PS Rambatan dengan skor tipis 2-1 pada laga pekan ke-8 di Stadion Utama Sumatera Barat, Sabtu (14/2) sore.
Tampil tanpa sejumlah pemain kunci seperti Reno Effendi, Agung Wijaksono, hingga Gibran Tito Kurniawan, PSP Padang tetap mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama. Melalui kreasi Sultan Ainul Yakin dan Rafli Ar Rasyid di sisi sayap, PSP mencoba mengurung pertahanan lawan.
Namun, PS Rambatan yang bermain dengan pertahanan gerendel ( deep compact defense) membuat PSP frustrasi. Kiper PS Rambatan, Dedi Kurniawan, tampil gemilang dengan berkali-kali mematahkan tendangan jarak jauh dari Feruzen Maulana dan M. Iqbal.
Kebuntuan akhirnya pecah di masa injury time babak pertama. Memanfaatkan kemelut bola liar di mulut gawang, Syarif Hidayatullah berhasil menceploskan bola dan membawa PSP unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan kian dramatis. PSP Padang yang terus mendikte laga justru kecolongan. Kesalahan di lini belakang memaksa wasit Hardika Wijaya menunjuk titik putih untuk PS Rambatan. Muhammad Ferdian Yusril yang maju sebagai algojo sukses menipu kiper Meuthio Pauriza di menit ke-62, skor berubah 1-1.
Hanya berselang dua menit, PSP memiliki peluang emas untuk kembali unggul lewat titik penalti. Sayangnya, tendangan Carel Syadef mampu ditepis dengan heroik oleh Dedi Kurniawan, membuat pendukung PSP sempat tegang.
Mental juara akhirnya berbicara. Setelah serangan bertubi-tubi yang sempat membentur tiang dan mistar gawang, PSP akhirnya mencetak gol kemenangan di menit-menit krusial. Gosner Papua Paskhalino muncul sebagai pahlawan setelah tembakannya merobek jala PS Rambatan, memastikan skor 2-1 bertahan hingga laga usai.
Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi PSP Padang sebagai penguasa klasemen sementara.
Dengan catatan 8 kemenangan beruntun, PSP Padang kini menjadi kandidat terkuat untuk melaju ke fase berikutnya. Sementara bagi PS Rambatan, kekalahan ini semakin membenamkan mereka di dasar klasemen tanpa satu poin pun.
(*)




Komentar