Polresta Padang Jaring 30 Remaja Terkait Tawuran dan Balap Liar di Waktu Subuh

Sakato.co.id – Demi menjaga kesucian dan kekhusyukan bulan suci Ramadan 1447 H, jajaran Polresta Padang bergerak cepat menyisir titik-titik rawan pada waktu subuh, Jumat (20/2/2026). Hasilnya, sebanyak 30 remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran dan balap liar berhasil diamankan petugas.

Langkah tegas ini diambil sebagai respon atas keresahan warga terhadap aktivitas negatif yang kerap muncul di saat masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa.

Operasi yang dimulai menjelang waktu sahur hingga selepas salat subuh ini menyasar tiga lokasi utama yang sering dijadikan arena “adu nyali” bagi para remaja, yaitu:

– Kawasan GOR H. Agus Salim

– Kawasan Purus (Pantai Padang)

– Kawasan Simpang Haru

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, menegaskan bahwa jam-jam tersebut merupakan waktu krusial di mana gangguan ketertiban umum sering terjadi.

“Kami tidak memberikan ruang bagi aktivitas yang mengganggu ketenangan ibadah masyarakat. Patroli ini difokuskan pada jam rawan untuk memastikan situasi tetap kondusif,” ujar Kombes Pol Apri Wibowo, didampingi Kasat Reskrim Kompol M. Yasin dan Kasat Lantas AKP Riwal Maulidinata.

Selain mengamankan puluhan remaja, petugas juga menyita sejumlah sepeda motor yang digunakan untuk balap liar. Seluruh kendaraan tersebut kini dikandangkan di Mapolresta Padang sebagai bagian dari penindakan hukum.

Tak hanya sanksi fisik, pendekatan persuasif juga dilakukan:

1. Pendataan: Seluruh remaja yang terjaring dilakukan pendataan identitas secara rinci.

2. Pembinaan: Para pelaku diberikan pembinaan awal mengenai bahaya tawuran dan balap liar.

3. Pemanggilan Orang Tua: Polisi mewajibkan orang tua hadir untuk menjemput anak-anak mereka sekaligus diberikan arahan agar memperketat pengawasan di rumah.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa aksi balap liar dan tawuran bukan sekadar kenakalan remaja biasa, melainkan ancaman nyata yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Kapolresta mengimbau kepada seluruh warga Kota Padang untuk proaktif melaporkan segala aktivitas mencurigakan di lingkungannya. Dengan kolaborasi antara polisi dan masyarakat, diharapkan atmosfer Ramadan tahun ini tetap aman, tertib, dan penuh kedamaian.

(*)

 

Komentar