Pangling! Sukses Pangkas Bobot 54 Kilogram, Kapolres Dharmasraya Jadi Inspirasi Diet Sehat

Sakato.co.id – Sosok Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo, kini tengah menjadi perbincangan hangat. Bukan hanya karena ketegasannya dalam memimpin wilayah, melainkan karena transformasi fisik yang sangat kontras. Siapa sangka, perwira menengah kepolisian ini berhasil memangkas berat badannya hingga 54 kilogram.

Perjalanan perubahan ini dimulai saat angka di timbangan menyentuh 144 kilogram. Menyadari pentingnya kesehatan di tengah tugas negara yang padat, AKBP Kartyana memutuskan untuk merombak total gaya hidupnya. Hasilnya pun luar biasa, kini ia tampil lebih ramping dan bugar dengan berat badan di angka 90 kilogram.

Kunci sukses transformasi ini ternyata terletak pada keberanian mengubah kebiasaan lama. Jika dahulu ia akrab dengan makanan instan seperti mi, kini menu tersebut telah dicoret dari daftar harian. Ia menggantinya dengan asupan nutrisi alami, terutama buah-buahan.

“Perubahan ini dimulai dari niat untuk hidup lebih sehat. Saya mulai mengatur pola makan, memperbanyak konsumsi buah, dan rutin berolahraga agar tubuh tetap bugar,” ungkap AKBP Kartyana, dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).

Menariknya, buah semangka menjadi senjata rahasianya. Mengonsumsi semangka secara rutin tidak hanya menjaga kesegaran tubuhnya di tengah cuaca panas, tetapi juga sangat membantu dalam mengontrol rasa lapar selama menjalankan program diet disiplinnya.

Selain kondisi fisik yang jauh lebih prima dan penuh energi, perubahan ini membawa dampak tak terduga pada penampilan wajahnya. Banyak masyarakat dan kolega yang menilai bahwa setelah berat badannya turun drastis, paras sang Kapolres kini sekilas menyerupai aktor laga ternama, Iko Uwais.

Wajah yang lebih segar dan tubuh yang tampak atletis membuatnya terlihat jauh lebih muda. Hal ini diakuinya sangat mendukung performa kerja, terutama dalam menjalankan mobilitas tinggi sebagai pimpinan kepolisian di Dharmasraya.

Keberhasilan AKBP Kartyana bukan sekadar soal estetika, melainkan pesan tentang komitmen. Ia membuktikan bahwa di tengah kesibukan mengayomi masyarakat, kesehatan tetap bisa menjadi prioritas utama.

Melalui konsistensi dan niat yang kuat, ia berharap langkahnya dapat menginspirasi masyarakat luas. Bahwa perubahan besar bukan hal yang mustahil, asalkan dibarengi dengan kedisiplinan dalam menjaga pola makan dan olahraga rutin. Kini, AKBP Kartyana tidak hanya menjadi teladan dalam menjaga keamanan, tetapi juga simbol gaya hidup sehat di wilayah hukumnya.

(*)

 

Komentar