Sakato.co.id – Suasana tenang di tepian Danau Singkarak berubah menjadi duka. Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun bernama Fauzan, dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat sedang mandi-mandi di kawasan Tangah XX, Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Senin (23/3/2026).
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Korban yang diketahui beralamat di Simpang Gunung, Padang Panjang, saat itu tengah menikmati waktu dengan mandi di pinggiran danau sebelum akhirnya dinyatakan hilang terseret arus atau tenggelam.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi kejadian tersebut setelah menerima laporan dari Camat Batipuh Selatan, Muhammad Assa’ad, pada pukul 13.10 WIB.
“Begitu menerima informasi, kami langsung mengerahkan tim Rescue Unit Siaga SAR Tanah Datar sebanyak enam personel menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian,” ujar Abdul Malik.
Proses Pencarian Menggunakan Jaring Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Brimob, Polsek, Koramil, hingga bantuan medis dari Puskesmas setempat tiba di lokasi pada pukul 15.50 WIB. Bersama sekitar 50 orang warga masyarakat, penyisiran dilakukan di sekitar titik terakhir korban terlihat.
Setelah hampir dua jam pencarian intensif menggunakan perahu karet (LCR) dan peralatan SAR air lainnya, tim gabungan mencurigai sebuah titik di koordinat 0∘34′17.99′′S 100∘29′18.30′′E.
“Tim SAR gabungan menggunakan jaring untuk menyisir area yang mencurigakan tersebut. Hasilnya, pada pukul 17.10 WIB, korban berhasil ditemukan namun dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ungkapnya.
Operasi SAR Ditutup Isak tangis pecah saat jasad bocah malang tersebut dievakuasi dari air. Pada pukul 17.15 WIB, korban langsung dibawa menuju RSUD Padang Panjang untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 17.25 WIB. Seluruh unsur yang terlibat, termasuk Potensi SAR Padang Panjang dan masyarakat, kembali ke satuan masing-masing.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur gabungan dan masyarakat yang telah bahu-membahu dalam proses pencarian ini. Kami juga mengimbau kepada orang tua agar selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di tepian danau atau sungai,” tutup Abdul Malik.
(*)




Komentar