Lolos Seleksi Tahap I, Kota Padang Selangkah Lagi Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO

Sakato.co.id — Kota Padang berhasil menembus Seleksi Nasional Tahap II Pengusulan Nominasi Jejaring Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities Network – UCCN) Tahun 2027. Kepastian ini tertuang dalam Surat KemenEkraf Nomor SD/PE.07.00/52/D.1.6/2026 tertanggal 19 Agustus 2026.
Keberhasilan ini diraih setelah Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menyeleksi berkas aplikasi (dossier) pada 6–11 Agustus 2026 dan menggelar rapat pleno pada 12 Agustus 2026.
Kota Padang masuk dalam jajaran 6 Besar Nominasi UCCN 2027 dan bersaing di kategori Gastronomi bersama Kota Batu dan Kota Pangkal Pinang. Sementara tiga daerah lainnya bersaing pada kategori berbeda, yaitu Kabupaten Bantul (Crafts and Folk Arts), Kabupaten Sleman (Film), dan Kota Yogyakarta (Media Arts).
Pada Seleksi Tahap II yang dijadwalkan berlangsung Rabu (2/9/2026), Wali Kota Padang Fadly Amran akan memaparkan langsung dokumen dossier UCCN 2027 di hadapan tim Panselnas selama 10 menit, yang dilanjutkan dengan proses verifikasi data.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bersinergi. “Alhamdulillah, dengan lolos ke tahapan seleksi berikutnya, langkah Kota Padang semakin dekat untuk menjadi kota gastronomi dunia. Terima kasih kepada Bapak Menteri Ekraf RI beserta jajaran, akademisi, komunitas, Bundo Kanduang, UMKM, rekan media, dan seluruh pihak. Mudah-mudahan kita berhasil meraih target besar ini dan menempatkan Kota Padang di jejaring kota kreatif dunia,” ungkap Fadly.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah kerja keras bersama di bawah arahan pimpinan daerah. Ia menyebut tahapan berikutnya menjadi tantangan penting untuk membuktikan kesiapan Padang.
“Dossier tahap kedua ini menjadi tantangan bagi kita untuk memaparkan materi dengan baik. Paparan akan disampaikan langsung oleh Bapak Wali Kota Padang pada 2 September mendatang, dilanjutkan verifikasi kebenaran dan kedalaman isi dossier oleh tim Pansel,” jelas Yenni.
Hasil akhir Seleksi Nasional akan diumumkan pada 1 Oktober 2026. Dari enam kandidat yang bertanding, Panselnas akan memilih dua daerah dari dua kategori berbeda untuk mewakili Indonesia secara resmi di tingkat UNESCO.

Komentar

News Feed