Sakato.co.id — Wali Kota Padang Fadly Amran, yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Padang, mengukuhkan secara resmi Pengurus PGRI Kota Padang Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030 di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (26/8/2026).
Prosesi pengukuhan tersebut menetapkan Iswardi sebagai Ketua PGRI Kota Padang beserta jajaran pengurus baru. Pada momentum yang sama, Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran juga dikukuhkan sebagai Ibunda Guru PGRI Kota Padang oleh Ketua PGRI Sumatera Barat, Darmalis.
Agenda strategis pendidikan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova beserta jajaran, para Ibunda Guru PGRI Kecamatan, serta tak kurang dari 700 kepala sekolah dan guru jenjang SD hingga SMP se-Kota Padang.
Dalam arahannya, Wali Kota Padang Fadly Amran meminta seluruh jajaran pengurus baru untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh rasa tanggung jawab, menjaga integritas, profesionalisme, serta mengedepankan semangat pengabdian demi mengakselerasi kemajuan dunia pendidikan di Kota Padang.
Fadly menegaskan bahwa PGRI harus terus memosisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan visi pembangunan pendidikan unggul yang beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan dinamika global.
“Ada dua fokus utama yang kita targetkan dalam lima tahun ke depan. Pertama, mendorong sekolah-sekolah di Kota Padang menjadi sekolah global atau internasional, dan kedua memperkuat transformasi sekolah digital,” ujar Fadly Amran di depan ratusan tenaga pendidik.
Ia menambahkan, dua target besar tersebut harus ditangkap dan diterjemahkan secara konkret ke dalam program kerja PGRI Kota Padang. Sinergi antara Pemko Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama PGRI menjadi kunci utama agar kebijakan pendidikan berjalan selaras dan berdampak langsung pada peningkatan mutu lulusan.
“Saya titipkan dua hal, yakni sekolah digital dan sekolah internasional yang harus menjadi perhatian bersama. Target ini selaras dengan semangat Program Unggulan (Progul) Padang Juara dan Smart Surau,” tegas Wali Kota.
Sementara itu, Ketua PGRI Kota PadangIswardi memaparkan bahwa kepengurusan baru telah membentuk 11 cabang PGRI tingkat kecamatan di Kota Padang serta satu cabang khusus di Universitas PGRI Sumatera Barat. Perkembangan struktur ini turut mendorong kenaikan signifikan jumlah anggota aktif dari semula 2.300 menjadi 4.700 guru.
“Terkait pengukuhan Ibunda Guru PGRI Kota Padang, kami berharap semakin terbuka ruang kolaborasi untuk memperkuat kesejahteraan, profesionalisme, dan perlindungan guru, sekaligus mendorong pemberdayaan serta peningkatan literasi guru dan tenaga kependidikan di Kota Padang,” ungkap Iswardi.





Komentar