Sakato.co.id – Memulai usaha tidak selalu harus menunggu segalanya sempurna. Dengan keberanian, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar, peluang dapat tumbuh dari langkah sederhana. Semangat inilah yang tercermin dari perjalanan Nurlela, seorang petani pepaya di Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Bersama suaminya, Jualisman, Nurlela mulai mengembangkan usaha perkebunan pepaya yang kini telah mencapai luas 1,5 hektare dengan sekitar 1.500 batang tanaman pepaya. Meski belum genap satu tahun menekuni usaha tersebut, keduanya terus berupaya mengelola dan merawat kebun agar dapat berkembang menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi keluarga.
Bagi Nurlela dan Jualisman, membangun usaha perkebunan membutuhkan kesabaran dan komitmen. Setiap tanaman memerlukan perhatian dan perawatan secara rutin agar dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang berkualitas. Di sisi lain, kebutuhan modal untuk pemeliharaan kebun dan operasional usaha menjadi salah satu hal penting dalam pengembangan perkebunan.
Dalam perjalanan mengembangkan usahanya, Nurlela mendapatkan dukungan pembiayaan melalui fasilitas Kredit Umum Pedesaan (KUPEDES) dari BRI Cabang Simpang Empat. Pembiayaan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan modal usaha, khususnya untuk menunjang perawatan dan pengembangan perkebunan pepaya yang dikelolanya bersama sang suami.
Dukungan pembiayaan tersebut menjadi salah satu bentuk akses layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif. Dengan pengelolaan kebun yang semakin optimal, Nurlela dan Jualisman berharap produktivitas tanaman dapat meningkat sehingga memberikan hasil yang lebih baik di masa mendatang.
Pimpinan BRI Cabang Simpang Empat, Fachrizzu, menyampaikan bahwa BRI terus berkomitmen menghadirkan layanan dan solusi keuangan yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk para pelaku usaha di sektor pertanian dan perkebunan.
“BRI percaya bahwa setiap usaha memiliki peluang untuk tumbuh dan berkembang. Melalui fasilitas KUPEDES, kami berharap dapat memberikan dukungan pembiayaan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha produktifnya. Kami ingin terus hadir mendampingi pelaku usaha, termasuk petani, agar memiliki kesempatan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan keluarga,” ujar Fachrizzu, Selasa (3/11/2026).
Menurutnya, sektor pertanian dan perkebunan memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian daerah. Dukungan layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat diharapkan dapat memperkuat keberlangsungan usaha sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Perjalanan Nurlela dan Jualisman masih panjang. Kebun pepaya seluas 1,5 hektare yang mereka kelola menjadi awal dari harapan untuk membangun usaha yang lebih besar. Dari 1.500 batang pepaya yang dirawat dengan penuh ketekunan, tersimpan harapan akan hasil panen yang lebih baik, peningkatan pendapatan keluarga, serta masa depan usaha yang semakin menjanjikan.
Melalui produk KUPEDES, BRI terus berupaya memperluas akses layanan pembiayaan bagi masyarakat dan mendukung tumbuhnya usaha produktif di berbagai daerah. Sebab, di balik setiap usaha yang berkembang, ada kerja keras, keberanian untuk memulai, dan harapan yang terus dirawat.
(*)




Komentar