Sakato.co.id – Satu unit kandang sapi milik warga di Simpang Koto Tingga Dalam, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (25/4/2026) pagi. Lokasi kandang yang berada di tengah sawah sempat membuat petugas harus bekerja ekstra karena akses jalan yang sempit.
Kabid Ops Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 08:46 WIB. Merespons laporan tersebut, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi.
“Kami memberangkatkan armada satu menit setelah laporan masuk. Petugas tiba di lokasi pada pukul 08:52 WIB dan langsung melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke area lain,” ujar Rinaldi.
Kronologi Kejadian Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi mata, Wasilah Ilda (28). Menurut keterangannya, api terlihat sudah membesar dan mengepul dari arah kandang sapi yang terletak cukup jauh dari permukiman warga. Panik melihat kobaran api, saksi segera melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Kendala di Lapangan Rinaldi menjelaskan bahwa situasi di lapangan cukup menantang bagi personelnya. Selain lokasinya yang berada di tengah sawah, akses jalan yang kecil menjadi hambatan bagi armada besar untuk mendekat secara maksimal.
“Meski akses jalan kecil dan lokasi cukup terpencil, tim berhasil menguasai keadaan. Sebanyak 3 unit armada dengan total 75 personel dikerahkan ke lokasi,” tambah Rinaldi.
Dampak Kebakaran Kebakaran ini menghanguskan bangunan kandang sapi berukuran sekitar 15 x 10 meter milik Erni Yanti (48). Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai angka yang cukup besar.
“Estimasi kerugian akibat kejadian ini mencapai kurang lebih Rp80 juta. Satu unit kandang sapi mengalami rusak berat,” jelasnya.
Proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan pada pukul 09:38 WIB dengan bantuan dari berbagai unsur, mulai dari PMI, TNI, hingga petugas PLN. Terkait penyebab pasti kebakaran, pihak berwenang menyebutkan bahwa saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
“Untuk penyebabnya masih diselidiki oleh pihak kepolisian dan tim terkait di lapangan,” tutup Rinaldi.
(*)









Komentar