Kebakaran di Ampang, Mobil dan Dapur Rumah Ludes Terbakar

Sakato.co.id – Ketenangan warga di Jalan Ampang Karang Ganting, Kelurahan Ampang, Kecamatan Kuranji, terusik oleh kobaran api pada Kamis siang (5/3/2026). Satu unit rumah dan satu unit mobil dilaporkan hangus terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.

Peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 WIB. Menurut keterangan saksi mata, M. Yusuf Ganniyu (33), api pertama kali terlihat muncul dari percikan di dalam sebuah mobil yang terparkir. Dengan cepat, api merembet ke bagian dapur rumah milik Ibu Arni (64).

Melihat kobaran api yang kian membesar, saksi segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang untuk meminta bantuan.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, menyatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan kekuatan penuh begitu menerima laporan.

Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan unit berangkat hanya satu menit setelah laporan masuk (14.01 WIB) dan tiba di lokasi dalam waktu 6 menit.

Sebanyak 4 unit armada pemadam dengan 70 personel dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

“Petugas di lapangan menghadapi tantangan cukup berat karena lokasi berada di kawasan padat perumahan dengan akses jalan yang sempit serta kerumunan warga yang ramai,” ujar Rinaldi. Meski demikian, berkat kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.32 WIB.

Meski menghanguskan bagian dapur rumah dan satu unit mobil, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.

“Sebanyak 20 orang dari 3 Kepala Keluarga (KK) harus terdampak akibat kerusakan bangunan tersebut. Kemudian kerusakan berat tercatat pada area dapur dan satu unit kendaraan roda empat. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta,” kata dia.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya percikan api dari dalam mobil masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Dinas Damkar kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi kelistrikan kendaraan dan rumah, terutama di lingkungan padat penduduk.

(*)

Komentar