Sakato.co.id – Operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue / SAR) terhadap korban hanyut di Sungai Dalam, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, resmi ditutup pada Jumat (6/11/2026). Korban atas nama Janal (48), warga Desa Pelompek Pasar Baru, Kabupaten Kerinci, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Koordinator Unit Siaga SAR Solok Selatan, Vivin Hans Prima, menyampaikan bahwa pada hari kelima pencarian, Jumat (6/11/2026) pukul 07.00 WIB, tim SAR dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) dengan total area penyisiran mencapai sekitar 25,5 kilometer.
SRU 1 melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian (Last Known Position / LKP) dengan radius ± 5 km, sementara SRU 2 dan SRU 3 melakukan penyisiran darat dan sungai dengan metode scooting sejauh 5,5 km hingga 15 km.
Berkat kerja keras tim gabungan, upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 11.15 WIB. Korban ditemukan di titik koordinat 1°39’20.54″S – 101°20’12.22″T, atau berjarak sekitar 4,36 kilometer ke arah hilir dari LKP.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD). Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Vivin.
Sebelumnya, insiden nahas ini bermula pada Senin (2/11/2026) ketika korban bersama dua rekannya tengah memancing. Saat hendak menyeberangi sungai menggunakan tali, tali pegangan korban terputus hingga membuatnya terseret arus deras. Rekan korban, Alex (43), berhasil selamat dari insiden tersebut.
Dengan ditemukannya korban serta dilakukannya debriefing pada pukul 13.55 WIB, seluruh unsur SAR yang terlibat dari berbagai instansi dan elemen masyarakat resmi ditarik kembali ke kesatuan masing-masing. Operasi SAR pun dinyatakan ditutup dengan ucapan terima kasih atas sinergi seluruh unsur yang terlibat, meliputi Unit Siaga SAR Solsel, BPBD, TNI, Polri, Damkar Kerinci, SAR MTA, TNKS, Tagana Kerinci, hingga masyarakat setempat.
(*)








Komentar