Antisipasi Penyalahgunaan, Polda Sumbar Gelar Sidak Maraton di Sejumlah SPBU

Sakato.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat bergerak cepat mempersempit ruang gerak mafia Bahan Bakar Minyak (BBM). Dipimpin langsung oleh Dirreskrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan, petugas gabungan menggelar inspeksi mendadak (sidak) maraton selama tiga hari di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sumbar.

Sidak yang berlangsung sejak Kamis hingga Sabtu (20–23 Mei 2026) ini menyisir dari hulu ke hilir pada titik-titik SPBU yang dinilai rawan terjadi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Hasilnya mengejutkan. Dalam operasi terukur tersebut, petugas menemukan modus klasik yang masih nekat digunakan para pelaku. Di antaranya, sejumlah truk dengan tangki yang telah dimodifikasi agar bisa menampung BBM subsidi dalam jumlah jauh lebih besar.

Tak hanya itu, petugas juga memergoki aksi gonta-ganti pelat nomor kendaraan secara bergantian. Modus ini sengaja dilakukan untuk mengelabui petugas SPBU agar kendaraan tersebut bisa mengisi BBM subsidi berulang kali (ngangsu).

Menemukan pelanggaran kasat mata tersebut, jajaran Ditreskrimsus langsung mengamankan para pengendara dan pemilik kendaraan di lokasi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Pengawasan Rutin Acak dan Instruksi ke Polres Jajaran

Dirreskrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan menegaskan, pengawasan dari hilir hingga hulu ini akan terus diintensifkan secara rutin tanpa mengenal waktu.

“Kami bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi agar benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Pengawasan dilakukan acak, baik pagi, siang, sore, maupun malam hari,” tegas Kombes Pol Andry, Sabtu (23/5/2026).

Demi memperluas jangkauan penertiban, Kombes Pol Andry menyatakan telah menginstruksikan seluruh Polres di kabupaten dan kota se-Sumatera Barat untuk menggelar langkah pengawasan serupa di wilayah hukum masing-masing.

Bidik Pasokan BBM ke Tambang Ilegal: Perintah Kapolda ‘Zero Toleransi’

Ketegasan Polda Sumbar tidak berhenti di area SPBU saja. Bergerak ke sisi hulu, Ditreskrimsus kini tengah membidik aktivitas tambang ilegal (PETI) yang diduga kuat menjadi penampung akhir dari BBM subsidi yang diselewengkan tersebut.

Ada indikasi kuat bahwa BBM subsidi dari SPBU mengalir deras untuk menyokong operasional alat berat di tambang-tambang liar di beberapa daerah di Sumbar.

Menyikapi hal ini, Kombes Pol Andry mengingatkan kembali komitmen tertinggi pimpinan korps bhayangkara di Sumatera Barat terkait segala bentuk aktivitas ilegal.

“Kapolda Sumbar menegaskan zero penyalahgunaan, seperti zero tambang ilegal dan zero penyalahgunaan BBM subsidi,” pungkasnya.

Melalui tindakan tegas dan rencana razia lintas sektor ini, Polda Sumbar berharap dapat memutus rantai penyelewengan energi, sehingga hak masyarakat kecil untuk mendapatkan BBM subsidi dapat kembali terpenuhi secara merata.

(*)

Komentar