Si Jago Merah Mengamuk di Perumahan Puskud Koto Tangah, Dua Rumah Ludes Terbakar Malam Ini

Sakato.co.id – Si jago merah mengamuk melanda kawasan padat penduduk di Perumahan Puskud, RT 002/RW 005, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada Rabu (3/6/2026) malam. Amukan si jago merah menghanguskan dua unit rumah warga dan menimbulkan kerugian materi yang cukup besar.

Kabid Ops Damkar Kota Padang, Rinaldi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa laporan kebakaran pertama kali masuk ke pusat komando Damkar pada pukul 19.13 WIB.

“Setelah menerima laporan, petugas dari Pos 3 Koto Tangah langsung bergerak satu menit kemudian. Menempuh jarak sekitar 8,2 kilometer, armada pertama kami tiba di lokasi kebakaran pada pukul 19.20 WIB dan langsung melakukan penanganan,” ujar Rinaldi, Rabu (3/6/2026) malam.

Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh seorang ibu rumah tangga setempat bernama Netti Yarni (61). Menurut keterangannya, api terlihat sudah dalam kondisi membesar dan berkobar dari arah dapur salah satu rumah.

Melihat kobaran api yang dengan cepat merembet, saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

Kondisi kompleks perumahan yang ramai oleh masyarakat serta akses jalan yang tergolong sempit sempat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Namun, berkat kesigapan tim, api berhasil dilokalisir dan penanganan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 20.20 WIB.

Untuk menjinakkan api yang membakar area seluas kurang lebih 500 m2 tersebut, Dinas Damkar Kota Padang tidak main-main dengan mengerahkan kekuatan penuh dengan 6 unit mobil pemadam kebakaran dan 70 orang petugas dikerahkan ke lokasi.

Dua unit rumah yang mengalami rusak berat tersebut diketahui adalah milik Linda (56), seorang karyawan swasta, dan Khairul Khali (41), yang berprofesi sebagai dosen.

“Total ada dua kepala keluarga dengan jumlah 3 orang penghuni yang terdampak langsung. Beruntung, tidak ada korban luka-luka maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa ini. Namun, ketiga penghuni rumah terpaksa harus mengungsi,” tambah Rinaldi.

Meskipun api sudah berhasil dipadamkan total, pihak kepolisian bersama tim terkait masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Guna memastikan sumber petaka malam ini, penyebab pasti kebakaran dinyatakan masih dalam proses penyelidikan.

Akibat insiden kebakaran besar ini, total kerugian materiil yang dialami oleh kedua korban ditaksir mencapai Rp800 juta.

(*)

 

Komentar