Warga Parak Gadang Timur Geger, Jasad Lansia Ditemukan Mengapung di Banda Bakali

Sakato.co.id – Warga di sekitar Jalan Banda Bakali, dekat Lapangan Bola Matador, RT 05 RW 07, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah yang mengapung di aliran sungai, Minggu (17/5/2026) siang.

Jasad berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 13.40 WIB dalam kondisi tertelungkup dan masih mengenakan pakaian lengkap berwarna kuning.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, membenarkan peristiwa penemuan mayat tersebut. Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Rescue PB BPBD Kota Padang langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan tindakan.

“Benar, kami menerima laporan adanya jenazah yang sudah mengapung di Banda Bakali. Anggota Rescue di bawah komando Kalaksa dan Kabid KL langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pendataan dan evakuasi,” ujar Hendri Zulviton, Minggu (17/5/2026).

Sempat menjadi teka-teki, identitas korban akhirnya berhasil terungkap setelah seorang wanita yang merupakan istri korban datang langsung ke lokasi kejadian. Isak tangis tak terbendung saat sang istri memastikan bahwa jasad yang mengapung tersebut adalah suaminya.

Korban diketahui bernama Afrizal, seorang lansia berusia 62 tahun yang beralamat di kawasan Banuaran, Kota Padang.

Terkait penyebab pasti kematian korban, pihak BPBD belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena penanganan hukum sepenuhnya diserahkan kepada pihak berwajib.

“Untuk penyebab kejadian, saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian,” tambah Hendri.

Proses evakuasi berjalan dramatis dan menarik perhatian ratusan warga yang memadati sekitar lokasi Banda Bakali. Aksi evakuasi ini melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur kebencanaan dan keamanan.

Selain BPBD Kota Padang, tim di lapangan terdiri dari Tim Inafis Polresta Padang, personel Polri dan TNI, pihak Kecamatan Padang Timur dan Kelurahan Parak Gadang Timur, Dubalang, Tagana, Kelompok Siaga Bencana (KSB), Relawan Rumah Zakat, PMI, Relawan Kebencanaan, serta dibantu oleh pengurus RT/RW dan masyarakat setempat.

Saat ini, proses evakuasi telah selesai dilakukan. Jasad korban langsung dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk dilakukan proses visum dan pemeriksaan medis lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

(*)

Komentar