<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sampah Anorganik &#8211; Sakato.co.id</title>
	<atom:link href="https://sakato.co.id/tag/sampah-anorganik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sakato.co.id</link>
	<description>Selalu Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Oct 2024 13:25:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://sakato.co.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-sakato-90x90.jpg</url>
	<title>Sampah Anorganik &#8211; Sakato.co.id</title>
	<link>https://sakato.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lapas Suliki Sulap Sampah Plastik jadi Paving Block</title>
		<link>https://sakato.co.id/lapas-suliki-sulap-sampah-plastik-jadi-paving-block/</link>
					<comments>https://sakato.co.id/lapas-suliki-sulap-sampah-plastik-jadi-paving-block/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[sakato]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Oct 2024 11:04:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ranah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengolahan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Anorganik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sakato.co.id/?p=9283</guid>

					<description><![CDATA[Sakato.co.id &#8211; Lembaga Pemasyaratan Kelas III Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera BaratThe post <a href="https://sakato.co.id/lapas-suliki-sulap-sampah-plastik-jadi-paving-block/">Lapas Suliki Sulap Sampah Plastik jadi Paving Block</a> appeared first on <a href="https://sakato.co.id">Sakato.co.id</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sakato.co.id</strong> &#8211; Lembaga Pemasyaratan Kelas III Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) terus berinovasi untuk mengoptimalkan pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas tersebut.</p>
<p>Salah satunya dengan memanfaatkan sampah plastik atau sampah anorganik menjadi Paving Block.</p>
<p>Kalapas Suliki, Kamesworo mengungkapkan, pemanfaatan sampah plastik ini merupakan inovasi yang terus dikembangkan, untuk pembuatan Paving Block tersebut pemanfaatan sampah anorganik menyumbang 60% komposisi sampah, di mana sampah plastik menjadi salah satu penyumbang utama, sedangkan 40% adalah sampah organik.</p>
<p>&#8220;Di Lapas Suliki sendiri masih ada Sampah plastik dari bungkus makanan maupun minuman.<br />
Sampah plastik juga terdapat kandungan zat kimia dalam plastik dapat mencemari tanah dan air. Bahkan sejumlah studi menyimpulkan bahwa sampah plastik butuh 50 sampai 100 tahun agar dapat terurai,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut kata Kamesworo, bahwa pemanfaat sampah plastik yang jadikan paving block diolah dan dicetak agar mendapatkan nilai jual dan terpakai.</p>
<p>“Alhamdulilah paving block yang dibuat warga binaan Lapas Suliki, kita gunakan di area Lapas dan lebih estetik karena kita buat berbagai bentuk cetakan paving block,&#8221; kata dia.</p>
<p>&#8220;Sampah yang tak bernilai kita sulap menjadi paving block dengan memiliki nilai jual di masyarakat, &#8221; imbuhnya.</p>
<p>(*)</p>
The post <a href="https://sakato.co.id/lapas-suliki-sulap-sampah-plastik-jadi-paving-block/">Lapas Suliki Sulap Sampah Plastik jadi Paving Block</a> appeared first on <a href="https://sakato.co.id">Sakato.co.id</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sakato.co.id/lapas-suliki-sulap-sampah-plastik-jadi-paving-block/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
