Sumbar Creative Economy Festival 2026 Siap Digelar, Puluhan Tenant UMKM Unggulan Bakal Unjuk Gigi

Sakato.co.id – Perhelatan Sumbar Creative Economy Festival (SCF) 2026, yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat, tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan seni di atas panggung. Lebih dari itu, festival ini hadir sebagai ruang strategis bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sumatera Barat untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan beragam produk kreatif unggulan mereka kepada masyarakat luas.

Kehadiran puluhan tenant UMKM ini menjadi bukti nyata pesatnya pertumbuhan potensi ekonomi kreatif di Sumatera Barat. SCF 2026 difungsikan sebagai momentum penting untuk memperkuat eksistensi produk lokal agar kian dikenal di tingkat daerah hingga mampu menembus pasar internasional.

Melalui ajang ini, para pengunjung tidak hanya diajak menyaksikan rangkaian hiburan festival, tetapi juga mengeksplorasi berbagai booth, berinteraksi langsung dengan para kreator lokal, serta membawa pulang produk-produk berkualitas. Langkah sederhana seperti membeli dan menggunakan produk dalam negeri menjadi bentuk apresiasi nyata dalam mendukung keberlangsungan industri kreatif daerah.

SCF 2026 yang berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di Hotel Pangeran Beach, Padang, ini diharapkan mampu mempertemukan para pelaku usaha dengan pasar baru sekaligus membuka peluang kolaborasi bisnis yang lebih luas. Masyarakat diajak untuk meramaikan festival ini bersama keluarga dan kerabat demi menguatkan ekosistem karya lokal Sumatera Barat.

Daftar Tenant UMKM di SCF 2026:

Kategori Fashion, Aksesori & Kriya

Chante, Miss Glam, Zytadelia, Queensland, Mississippi, Osha Surakhman, Unici Songket Silungkang, Muthis Collections, Indri Tulistiwa, Hilman Samudera, Shilokami Leather, Key Kebaya, Leafon Ecofashion, Hijab Mama3rajo, Bandaro Songket, Frisma Exclusive, Farilla Craft, Maharrani, Flora Sulam, Katidiang Sepatu, Kayana by Tyaoza, Ridhohassmar, Opicha Craft, Rangkayo Lisa, Viroom Craft, Mojao.Art, Fayari, Tenun Unggan Lansek Manih, Muaro Danau Diatas, Batik Gambir, Rumah Batik Salingka Tabek, Thursina, serta Rumah Batik dan Sulaman DW.

Kategori Kuliner & Olahan Pangan

D’Fitra Nats, Samara Food, Parakno’s Lapisa, Rendang Gadih, Rendang Uni Lili, Khadijah Food, Amora, Wan Alan, Dapurnyaami, Rendang Unikayo, Rendang Rang Kayo, Rumah Jajan Bu Henny, Magenta Coklat, Ring Bun Bakery, Lou Meer Cake, Dapur Yonica, Dimsum by Kalili, L’ile Chocolate, dan Malibou Cokelat.

Kategori Kopi, Teh & Minuman

Lugu’s Tea, Bukik Gompong Coffee, Kopi Bantjah, Liki Tea, Pak Datuak, Kopi Kawa Daun “Bonang Bersaudara”, Solok Radjo, dan Batik Kopi Zelma Pariangan.

Kategori Instansi, Komunitas & Edukasi

Dinkop UKM Provinsi Sumbar, Dinkop UKM Kota Padang, Bank Indonesia (Edukasi QRIS, Perlindungan Konsumen, Cinta Bangga Paham Rupiah), Bulog, Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), Kopebi Daun Sumbar, PPBI, PIPEBI, Wardah, Kahf, Yayasan Wakaf Ar-Risalah, serta UMK PKBM Tenggang Raso.

(*)

Komentar