Sisir hingga Pulau Gabuo, Tim SAR Gabungan Masih Belum Dapat Temukan 2 Bocah yang Tenggelam di Pantai Ulak Karang

Sakato.co.id – Pencarian dua anak yang dilaporkan tenggelam di kawasan Ujung Karang, belakang Kampus Bung Hatta, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, memasuki hari ketiga pada Senin (20/4/2026). Tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga ke wilayah perairan Pulau Gabuo.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa operasi pencarian dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan melibatkan berbagai unsur tim gabungan. Upaya pencarian dilakukan melalui penyisiran laut menggunakan lima unit perahu karet serta dibantu kapal nelayan setempat.

Dua korban yang masih dalam pencarian tersebut adalah Rasyid (8 tahun), siswa SD 06 Lapai, putra dari M. Imran dan Dewi Purnama Sari, warga Jalan Ambun Suri, Kelurahan Gunung Pangilun. Korban lainnya, Zafran Al Malik Akbar (±9 tahun), juga siswa SD 06 Lapai, putra dari Riko Nofriyanto dan Afrimayona, warga Jalan Cindua Mato, Kelurahan Gunung Pangilun.

Peristiwa tenggelamnya kedua korban terjadi sekitar pukul 12.40 WIB saat enam anak berenang di kawasan Ujung Karang. Empat anak berada di tengah laut dan dua lainnya di tepi pantai. Kondisi ombak yang tidak bersahabat serta air yang keruh membuat situasi berbahaya. Empat anak berusaha kembali ke pinggir, namun dua di antaranya diduga terseret ombak dan hilang.

Saksi mata, Seprisar (33), pekerja di Cafe Lagoona, menyebutkan kondisi gelombang saat kejadian cukup tinggi dan menyulitkan anak-anak untuk kembali ke daratan.

Tim gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari BPBD, Basarnas, Polri, TNI, Damkar, Satpol PP, PMI, pihak kecamatan dan kelurahan, KSB, KPB, relawan Rumah Zakat, relawan kebencanaan, nelayan, serta masyarakat setempat.

Namun, pada pukul 17.15 WIB, kegiatan pencarian hari ketiga terpaksa dihentikan sementara akibat curah hujan yang cukup lebat sehingga membahayakan keselamatan tim di lapangan. Operasi pencarian direncanakan akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya.

“Hingga pencarian hari ketiga ditutup, kedua korban masih belum ditemukan. Tim akan kembali melanjutkan operasi besok dengan memperluas area penyisiran,” ujar Hendri Zulviton.

(*)

 

Komentar