Ratusan Mahasiswa FH Unand Kunjungi DPRD Sumbar Pelajari Tentang Legislatif dan Perannya

Sakato.co.id – Ratusan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andalas melakukan kunjungan ke DPRD Sumbar. Kedatangan para mahasiswa tersebut ingin mempelajari terkait dunia legislatif dan perannya. Mereka disambut oleh Sekretaris DPRD Sumbar, Raflis.

Dalam sambutannya, Raflis menjelaskan peran penting DPRD dan kepala daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.

banner 1080x788

“DPRD memiliki tiga tupoksi utama, yaitu: pembentukan Peraturan Daerah, Penganggaran, dan pengawasan,” ungkap Raflis di depan ratusan mahasiswa Unand, Selasa (4/6/2024).

Lebih lanjut Raflis menerangkan pembentukan Perda yakni merumuskan dan menetapkan perda yang mengatur berbagai aspek kehidupan masyarakat di daerah. Lalu di bagian penganggaran yang dimaksud adalah menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang menjadi dasar pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah. Kemudian di bagian pengawasan ialah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan perda dan APBD, serta kinerja pemerintah daerah.

Raflis mengapresiasi antusiasme para mahasiswa FH Unand untuk mempelajari lebih dalam tentang dunia legislatif. Ia pun menyebut gedung DPRD sebagai “Rumah Literasi dan Edukasi” yang terbuka bagi masyarakat luas untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang peran dan fungsi DPRD.

“Masyarakat, terutama mahasiswa, perlu memahami tupoksi DPRD dan dinamika politik serta pemerintahan daerah dalam melaksanakan program pembangunan,” ujar Raflis.

Ia menambahkan bahwa DPRD terdiri dari beberapa alat kelengkapan, seperti Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Badan Kehormatan, dan berbagai komisi. Anggota DPRD berasal dari fraksi-fraksi partai politik yang memiliki kursi di DPRD.

Sebagai wakil rakyat, anggota DPRD juga bertanggung jawab untuk menerima dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Hal ini dapat dilakukan melalui penyampaian langsung ke gedung DPRD atau saat kunjungan reses ke daerah pemilihan.

Sementara itu, dosen pendamping mahasiswa FH Unand, Hengki Andora, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami tugas kedewanan.

“Melalui studi lapangan ini, mahasiswa dapat melihat langsung penerapan teori yang dipelajari di kampus dalam praktiknya di DPRD Sumbar,” ungkap Hengki.

Hengki berharap dengan kunjungan ini, mahasiswa FH Unand dapat memahami dengan lebih baik fungsi DPRD dalam pembentukan perda, penganggaran, dan pengawasan. Hal ini penting untuk mempersiapkan mereka sebagai calon pemimpin bangsa yang memahami sistem pemerintahan dan perannya dalam memajukan masyarakat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *