PSLA Sicincin Menang Tipis 3-2 atas Batang Anai FC, Amankan Posisi Tiga Besar Liga 4 Sumbar

Sakato.co.id – Persaingan memperebutkan tiket empat besar Liga 4 Sumatera Barat 2025/26 semakin memanas. PSLA Sicincin sukses memetik kemenangan krusial saat menjamu Batang Anai FC dalam laga penutup pekan ketujuh di Stadion Utama Sumatera Barat, Jumat (13/2/2026) sore.

Melalui drama lima gol yang berakhir dengan skor 3-2, PSLA Sicincin berhasil menjaga jarak aman di papan atas klasemen.

Laga bertajuk duel sengit ini sudah berlangsung terbuka sejak peluit pertama dibunyikan. PSLA Sicincin langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil memecah kebuntuan di awal laga.

Menit 6′: Pemain senior Ariswar Hanif membuka keunggulan melalui titik putih. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Menit 55′: Memasuki babak kedua, intensitas meningkat. Akibat pelanggaran handball, PSLA kembali mendapat penalti. Ariswar Hanif yang kembali menjadi algojo sukses menggandakan skor menjadi 2-0.

Menit 58′: Batang Anai FC bereaksi cepat. Hanya berselang tiga menit, Ilham Ahmad Burhanuddin memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Menit 60-an: PSLA kembali menjauh lewat sundulan tajam Muhammad Iqbal yang memanfaatkan skema sepak pojok.

Menit 79′: Harapan tim tamu kembali muncul setelah kapten Ruzi Samra mengeksekusi penalti dengan sempurna, mengubah skor menjadi 3-2.

Meski Batang Anai FC terus menekan di sisa waktu, disiplinnya lini belakang PSLA memastikan tiga poin penuh tetap milik tim tuan rumah.

Kemenangan ini memberikan napas lega bagi PSLA Sicincin dalam upaya mereka mengunci posisi di zona empat besar.

Tambahan tiga poin ini membuat PSLA Sicincin mengoleksi 15 poin dari 7 laga. Peluang untuk lolos ke babak selanjutnya terbuka lebar jika konsistensi ini terjaga.

Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pil pahit bagi Batang Anai FC. Tertahan di peringkat keenam dengan 9 poin, mereka kini berada dalam posisi “wajib menang” di seluruh laga sisa. Selain harus menyapu bersih poin, mereka juga bergantung pada hasil pertandingan tim lain dan perlu memperbaiki selisih gol secara signifikan.

(*)

 

Komentar