Sakato.co.id — Pemerintah Kota (Pemko) Padang secara resmi melepas 41 mahasiswa baru penerima beasiswa Program Unggulan (Progul) Padang Juara di Gedung Mini Theater Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (8/9/2026).
Para mahasiswa ini akan menempuh pendidikan vokasi jenjang Diploma 4 (D4) di Politeknik Kirana, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Acara pelepasan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova beserta jajaran, Plt Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang Zul Asfi Lubis, dan para orang tua penerima beasiswa.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Pemko Padang dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak sumber daya manusia berdaya saing di bidang aviasi.
“Selamat kepada anak-anak kita yang akan menempuh pendidikan di Politeknik Kirana, perguruan tinggi di bawah naungan Lion Air Group. Setelah menyelesaikan program D4, mereka akan langsung ditempatkan bekerja di sektor-sektor holding Lion Group, sekaligus menjadi duta Kota Padang,” ujar Maigus.
Ia menambahkan, sertifikasi dan lisensi yang didapat para mahasiswa—khususnya di bidang teknisi dan operator penerbangan—membuka peluang karir yang luas hingga ke ranah internasional. Maigus juga menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran, penganggaran beasiswa pendidikan telah direncanakan berkelanjutan hingga tahun 2029.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menjelaskan bahwa beasiswa Progul Padang Juara diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu dan berprestasi.
Sebanyak 41 penerima beasiswa tersebut terdiri atas 34 laki-laki dan 7 perempuan. Mereka akan mendalami tiga bidang keahlian sesuai minat masing-masing, yaitu Otomasi Penerbangan, Rekayasa Penerbangan, dan Logistik Penerbangan.
“Setelah menempuh pendidikan selama empat tahun, mereka langsung bekerja di Lion Group dengan penempatan di berbagai daerah di Indonesia. Jika telah memiliki lisensi dan berprestasi, setelah lima tahun mereka juga berpeluang bekerja di perusahaan lain, termasuk di luar negeri,” kata Yopi.
Yopi menambahkan, Pemko Padang terus memperluas kerja sama pendidikan tinggi, baik di dalam negeri seperti dengan Sampoerna University, maupun penjajakan program ke luar negeri mencakup China, Malaysia, Amerika Serikat, dan kawasan Timur Tengah.








Komentar