Sakato.co.id – Universitas Andalas (UNAND) menggelar ajang olahraga massal UNANDRun 2026 dan Jalan Sehat di kawasan Kampus UNAND Limau Manis pada Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini menjadi puncak perayaan hari jadi UNAND ke-70 (Lustrum XIV) yang sukses menyedot perhatian ribuan peserta.
Mengusung tema “Tumbuh Berakar, Menjulang Berdampak”, kegiatan ini tidak hanya bertujuan mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi bukti komitmen UNAND dalam membudayakan gaya hidup sehat serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang melepas langsung para pelari sekaligus ikut serta dalam kegiatan jalan sehat bersama Rektor UNAND dan jajaran pimpinan universitas. Ribuan peserta yang hadir berasal dari lintas kalangan, mulai dari sivitas akademika, alumni, keluarga besar UNAND, hingga masyarakat umum.
UNANDRun 2026 menghadirkan dua kategori lari tatap muka, yaitu 5K dan 10K. Tak hanya itu, panitia juga menggelar Virtual Run 70K yang telah berlangsung sepanjang 1–30 September 2026, memfasilitasi partisipasi pelari dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-70 UNAND, Dr. dr. Muhammad Riendra, Sp.BTKV, menyebutkan bahwa antusiasme masyarakat pada tahun ini luar biasa.
“Alhamdulillah, seluruh sivitas akademika sangat antusias. Kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta kategori 10K, 1.200 peserta kategori 5K, dan lebih dari 5.000 peserta yang ambil bagian dalam Jalan Sehat,” ujar Riendra.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para mitra serta sponsor yang mendukung penuh acara ini, di antaranya Bank Nagari, BNI, BTN, BSI, dan berbagai pihak pendukung lainnya.
Rektor UNAND, Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM, Akt, menyampaikan apresiasi mendalam atas tingginya partisipasi masyarakat dan berharap ajang ini dapat diselenggarakan lebih meriah lagi di masa mendatang. Menurutnya, UNANDRun bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan momentum untuk mendekatkan kampus dengan warga.
Di tengah suasana penuh kegembiraan, Rektor turut mengajak seluruh keluarga besar UNAND untuk memanjatkan rasa syukur atas membaiknya kualitas udara di Kota Padang pascahujan. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga empati terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.
“Semangat ‘Menjulang Berdampak’ tidak boleh berhenti pada kemeriahan pesta saja, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk solidaritas dan kontribusi nyata, termasuk membantu masyarakat yang terdampak musibah banjir seperti di kawasan Lubuk Minturun,” tegas Efa Yonnedi.
Peringatan Dies Natalis ke-70 ini menjadi penegas langkah UNAND sebagai perguruan tinggi terkemuka yang tidak hanya berfokus pada keunggulan akademis, tetapi juga senantiasa tumbuh, peduli, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
(*)








Komentar