Lemhannas Goes to Campus di UNAND: Mantapkan Spirit Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Sakato.co.id – Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia menggelar program Lemhannas Goes to Campus di Convention Hall Universitas Andalas (UNAND), Kamis (3/9/2026). Kegiatan yang dikemas dalam bentuk kuliah umum ini menghadirkan Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., sebagai pembicara utama.

Acara strategis ini diikuti sekitar 700 utusan mahasiswa serta dihadiri sedikitnya 20 rektor dari berbagai perguruan tinggi di Sumatra Barat (Sumbar). Kegiatan ini menjadi ruang krusial untuk memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus memantapkan pemahaman generasi muda terkait ketahanan nasional di tengah dinamika perubahan global.

Dalam pemaparannya, Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa kampus, khususnya generasi muda, harus memiliki spirit kebangsaan yang kokoh serta kesadaran geopolitik yang tajam.

“Tantangan yang dihadapi bangsa saat ini tidak mudah. Mulai dari tantangan geopolitik, geoekonomi, persaingan antarnegara, perubahan struktur demografi, iklim, hingga disrupsi teknologi yang dapat mengubah cara hidup bernegara,” ujar Ace.

Ia menambahkan, ketahanan nasional saat ini tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer, tetapi juga sejauh mana seluruh elemen bangsa, termasuk perguruan tinggi mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Pembentukan karakter kebangsaan merupakan syarat utama kemajuan bangsa. Kami berharap kolaborasi Lemhannas dengan UNAND dan perguruan tinggi di Sumbar terus berlanjut, baik dalam bentuk penguatan kerja sama maupun riset yang berkontribusi bagi daerah dan nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor UNAND, Efa Yonnedi, Ph.D., menyambut baik pelaksanaan kuliah umum tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan Gubernur Lemhannas sangat selaras dengan visi UNAND dalam melahirkan lulusan unggul, berwawasan global, berintegritas, dan berjiwa entrepreneur.

“Materi yang disampaikan sangat mendalam dan penuh insight. Ibaratnya ini materi bernilai ‘enam SKS’. Bagi para dosen dan rektor yang hadir, ini menjadi refreshment penting bahwa kegiatan edukasi kebangsaan seperti ini perlu rutin dilakukan,” kata Efa.

Efa juga mengungkapkan bahwa agenda ini menjadi bagian istimewa dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 atau Lustrum ke-14 UNAND.

“Tema kuliah umum ini sangat sejalan dengan semangat UNAND untuk terus mengakar kuat dan menjulang tinggi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Terima kasih kepada Gubernur Lemhannas dan jajaran yang telah mempercayakan UNAND sebagai pusat pelaksanaan kegiatan ini,” pungkasnya.

(*)

Komentar

News Feed