Kebutuhan Melonjak, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Tambah Pasokan BBM Subsidi 20 Persen di Padang

Sakato.co.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bergerak cepat mengoptimalkan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di Kota Padang. Langkah ini diambil guna merespons lonjakan kebutuhan masyarakat serta menjaga kelancaran antrean di seluruh SPBU.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengungkapkan bahwa peningkatan konsumsi BBM di Padang sudah terpantau sejak Mei 2026. Tren ini didorong oleh naiknya konsumsi warga, pergeseran pengguna BBM nonsubsidi ke BBM subsidi, hingga indikasi pembelian berulang menggunakan data kendaraan yang tidak sesuai.

“Kami terus memantau perkembangan di lapangan dan telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar peningkatan permintaan tidak mengganggu ketersediaan BBM. Pengawasan terhadap transaksi yang terindikasi tidak sesuai ketentuan juga terus kami perkuat,” kata Fahrougi, Rabu (12/8/2026).

Guna mengakomodasi kebutuhan warga, Pertamina telah menggenjot penyaluran BBM jenis Jenis BBM Tertentu (JBT) di Kota Padang hingga 20 persen di atas penyaluran normal sejak awal Juli 2026.

Langkah Strategis Penguraian Antrean dan Pengawasan

Selain menambah pasokan, Pertamina berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada 11 Agustus 2026 untuk merumuskan solusi atas kepadatan di SPBU, khususnya di Kota Padang.

“Untuk mempercepat pelayanan di SPBU, Pertamina juga mengaktifkan sistem marshaling guna mengatur antrean kendaraan serta menambah jumlah operator pada pelayanan BBM subsidi,” ungkap Fahrougi.

Kemudian kata dia, di sisi pengawasan, Pertamina telah menerbitkan surat sanksi pembinaan sejumlah SPBU di wilayah Sumatera Barat dan melakukan pemblokiran terhadap ribuan QR Code kendaraan yang terindikasi melakukan transaksi anomali dan potensi pemalsuan data kendaraan pada periode Januari – Juli 2026.

Ia tegaskan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus melakukan monitoring terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM, memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, BPH Migas, Hiswana Migas, serta aparat terkait guna memastikan distribusi berjalan optimal.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan, karena stok dan penyaluran BBM di Kota Padang dan wilayah Sumatera Barat dalam kondisi aman,” pungkasnya.

(*)

 

Komentar