Sakato.co.id – Stadion Utama Sumatera Barat menjadi saksi bisu sengitnya partai puncak Piala Soeratin Zona Sumatera Barat (Sumbar) 2026 untuk kelompok usia U-13, U-15, dan U-17. Menggabungkan persaingan sengit, hujan gol, dan drama di lapangan, laga final kali ini sukses menyedot perhatian para pecinta sepak bola ranah Minang.
Highlight utama tertuju pada final kelompok usia U-17 yang mempertemukan duel panas antara PSP Padang melawan Josal FC. Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim tampil pragmatis dan berhati-hati. Barisan pertahanan yang disiplin membuat kedua kesebelasan kesulitan menciptakan peluang bersih di awal babak pertama.
Kebuntuan akhirnya pecah lewat skema serangan balik cepat Josal FC. Pemain bernomor punggung 14, David Silva, tampil sebagai pembeda. Dengan aksi individunya yang ciamik, David berhasil memperdayai bek lawan, melewati penjaga gawang PSP, lalu melepaskan tembakan terukur yang menggetarkan jala gawang. Skor berubah 1-0 untuk Josal FC.
Tertinggal satu gol, PSP langsung menaikkan tempo permainan. Tekanan demi tekanan dilancarkan, termasuk peluang emas dari situasi eksekusi bola mati di dekat kotak penalti Josal FC. Sayang, peluang tersebut belum membuahkan hasil hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSP mencoba mengurung pertahanan lawan demi menyamakan kedudukan. Namun, keasyikan menyerang justru membuat lini belakang mereka lengah. Sepuluh menit babak kedua berjalan, pemain bernomor punggung 10, Ibrahim Alim P, sukses menggandakan keunggulan Josal FC menjadi 2-0.
Josal FC makin membuktikan efektivitas permainan mereka. David Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak brace dalam laga ini. Gol kedua David memastikan kemenangan telak Josal FC 3-0 atas PSP Padang hingga laga usai.
Dalam seremoni penutupan, Ketua Pengprov PSSI Sumatera Barat, Indra Datuak Rajo Lelo, mengapresiasi seluruh partisipan. Ia mengonfirmasi bahwa Josal FC (U-17) dan Kinantan FC (U-15) resmi menjadi wakil Sumatera Barat di putaran berikutnya.
“Yang lolos pada usia 15 adalah Kinantan FC, dan usia 17 adalah Josal FC. Tentu kami mengucapkan terima kasih dan selamat kepada seluruh tim yang akan mewakili Sumatera Barat nanti,” kata Indra.
Indra menegaskan pentingnya persatuan seluruh pemangku kepentingan sepak bola daerah untuk mendukung para wakil provinsi. Menurutnya, rivalitas lokal telah usai dan kini saatnya fokus membawa nama harum Sumatera Barat.
“Tidak ada lagi perbedaan di antara kita. Kita semua membawa nama Sumatera Barat untuk kelompok usia 13, 15, dan 17,” tegasnya.
Putaran regional Sumatera untuk babak nasional dijadwalkan berlangsung pada 26 September hingga 1 Oktober 2026 di Sumatera Utara. PSSI Sumbar juga tengah mengupayakan peluang menjadi tuan rumah, meski keputusan akhir berada di tangan PSSI Pusat berdasarkan evaluasi proposal.
“Dan pada putaran selanjutnya, yang menang di regional akan bertanding di IKN, dengan memperebutkan Piala Presiden,” ungkapnya.
Indra berharap para wakil Sumbar mampu bersaing ketat dan membawa pulang trofi juara nasional, sekaligus menyampaikan apresiasi tinggi kepada para sponsor, pemerhati sepak bola, dan seluruh ofisial tim yang telah mendukung suksesnya gelaran ini.
(*)



Komentar